Breaking News:

Ramadhan 2021

Bacaan Zikir Itikaf 10 Hari Terakhir Ramadhan Lengkap Amalan dan Tata Cara Itikaf

Zikir merupakan amalan yang sangat dianjurkan saat itikaf, yakni bertasbih, takmid, tahlil, istighfar dan sebagainya.

Editor: Zulkifli
GRAFIS TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ENRO
Amalan itikaf 10 hari terakhir Ramadhan 1442 Hijriyah. Selain membaca Alquran, sholat, memperbanyak zikir juga dianjurkan. / Ilustrasi 

Berakal juga merupakan syarat mutlak yang harus ada pada setiap pelaku ibadah apa pun. Orang gila atau yang tidak berakal tidak dibebanu taktif. Masalahnya, segala amalan harus disertai niat sedangkan orang tidak berakal tidak mampu melakukan niat. Mereka tidak dapat membedakan mana yang benar dan salah.

3. Suci dari junub, haid, dan nifas

Dijelaskan bahwa orang yang junub (suami istri yang telah bersetubuh atau mimpi bersetubuh tetapi belum mandi), wanita haid, dan melahirkan tapi belum sampai pada hari ke 40 adalah orang-orang yang dilarang masuk atau tinggal di masjid.

Baca juga: Niat Itikaf di Rumah dan Panduan Tata Cara Itikaf Menurut Ustadz Abdul Somad

Iktikaf di rumah

Dikutip dari Kompas.com, Ustaz Maulana mengatakan, sejatinya, iktikaf lebih baik dilaksanakan di masjid karena iktikaf itu sendiri memiliki arti berdiam diri di masjid.

Pendapat ini didasarkan pada dalil firman Allah SWT di dalam Al Quran: "Sedang kamu beriktikaf di dalam masjid." (Surat Al Baqarah ayat ke 187).

"Iktikaf kan artinya berdiam diri di masjid dengan syarat-syarat tertentu semata-mata niat beribadah kepada Allah SWT," kata dia.

Namun, apabila terjadi sesuatu hal yang mengancam keselamatan umat Muslim seperti pandemi Covid-19 saat ini, iktikaf lebih baik dilakukan di rumah.

Tata cara melakukan iktikaf di rumah dapat dilakukan dengan beberapa hal:

Pertama, sebaiknya mengucapkan niat: "Nawaitu al-i’tikafa fî hadza al-makani lillahi ta'ala."
Kedua, yakni bangun pada jam 1 dini hari dan lakukan shalat malam, misalnya shalat tahajud, shalat taubat, dan shalat hajat.

Sebelum melakukan shalat malam dan iktikaf, diwajibkan untuk menyucikan diri dengan berwudhu.

Kemudian, puncak iktikaf terjadi di jam 2-3 dini hari yang dilakukan dengan bermunajat, berzikir, dan membaca Al Quran.

Adapun, waktu pelaksanaan Iktikaf adalah pada saat malam ke-21 Ramadhan atau malam sepuluh terakhir.

Aturan Iktikaf di masjid

Kementerian Agama sendiri telah mengeluarkan surat edaran tentang panduan pelaksanaan ibadah Ramadhan dan Idul Fitri 1442 Hijriah atau 2021.

Panduan itu tertuang dalam Surat Edaran Nomor 03 Tahun 2021 dan ditandatangani oleh Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas pada 5 April lalu.

Dalam surat tersebut diatur juga ketentuan terkait Iktikaf pada huruf E, ketentuan nomor 4:

"Pengurus masjid/mushala dapat menyelenggarakan kegiatan ibadah antara lain:

a. Shalat fardu lima waktu, shalat tarawih dan witir, tadarus Al Quran, dan iktikaf dengan pembatasan jumlah kehadiran paling banyak 50% dari kapasitas masjid/mushala dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat, menjaga jarak aman 1 meter antarjamaah, dan setiap jamaah membawa sajadah/mukena masing-masing;"

(Sumber: Kompas.com | Penulis: Ari Welianto, Dandy Bayu Bramasta, Nur Rohmi Aida | Editor: Ari Welianto, Rendika Ferri Kurniawa, Sari Hardyanto).

Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Apa Itikaf, Tata Cara, dan Waktu Pelaksanaannya

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved