Ramadan 2021
Cara Iktikaf Agar Meraih Pahala 1000 Bulan? Begini Penjelasannya
Keutamaan malam lailatul qadar ialah barang siapa beribadah atau beramal di malam itu akan mendapatkan kebaikan lebih baik dari 1000 bulan.
Penulis: Chris Hamonangan Pery Pardede | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Mendapatkan pahala dan keberkahan di bulan ramadan tentu menjadi harapan untuk semua umat muslim.
Terlebih untuk mendapat barokah di malam lailatul qadar.
Lalu bagaimana caranya? Berikut penjelasannya.
Tribunners :
Asalamualaikum ustaz. Bagaimana cara melakukan iktikaf agar meraih pahala 1000 bulan?
Nisa
0898133××××
Ketua DPW LDII Kalbar, Susanto :
Keistimewaan bulan ramadan salah satunya diturunkannya malam lailatul qadar.
Keutamaan malam lailatul qadar ialah barang siapa beribadah atau beramal di malam itu akan mendapatkan kebaikan lebih baik dari 1000 bulan.
Maka salah satu cara untuk meraih pahala malam lailatul qadar yakni dengan melakukan iktikaf.
Iktikaf dilihat dari pengertiannya adalah berdiam/berhenti di masjid dengan syarat tertentu dan semata-mata beribadah kepada Allah.
Baca juga: Puasa Sehat di Masa Virus Corona, Ini Penjelasan Dinkes Kapuas Hulu
Maka cara beriktikaf agar meraih pahala malam lailatul qadar yaitu:
1. Berada di Masjid. Iktikaf mesti di masjid baik masjid jami' maupun semua masjid yang ada muadzin dan imam salatnya.
Hal ini sesuai riwayat Aisyah radiyallahu anha, "bahwa tidak dapat dikatakan iktikaf kecuali di masjid jami' (HR Abu Daud). serta riwayat dari Hudaifah Radiyallah Anhu bahwa Rasulullah bersabda "Setiap masjid yang ada muadzin dan imam sholatnya boleh untuk iktikaf"
2. Bulan Ramadan. Iktikaf untuk mendapat pahala lebih baik 1000 bulan dilaksankan khususnya pada 10 malam terakhir di bulan ramadan, seiring dengan turunnya malam lailatul qadar, hanya tepatnya malam ke berapa Rasulullah dilupakan.
Hadits diriwayatkan Aisyah bahwa Rasulullah bersabda "Mempersungguhlah kalian pada malam lailatul qadar di dalam 10 malam terakhir dari ramadan," (HR Bukhori).
Walaupun ada beberapa riwayat hadits yang menjelaskan turunnya di malam ganjil pada 10 malam akhir di bulan ramadan, namun disarankan untuk dilakukan iktikaf setiap malam.
3. Disunahkan untuk tidak melakukan (a) Menjenguk orang sakit, (b) takziah (c) bersetubuh. (d) keluar masjid kecuali yang diperbolehkan seperti buang air.
Hal ini sebagaimana diriwayatkan oleh Aisyah dalam HR Abu Daud. Semoga bermanfaat dan barokah. (*)