Bupati Erlina Sebut Festival Sahur-sahur Sudah Pernah Raih Rekor MURI
Karena punya event yang mengangkat budaya kearifan lokal (Sahur-sahur, Robo-robo) dan ini menjadi daya tarik wisatawan buat datang ke sini.
Penulis: Ramadhan | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Bupati Mempawah, Erlina mengatakan Festival Sahur-sahur ke-18 adalah ajang kreativitas anak muda yang ingin terus mengangkat budaya lokal.
"Kegiatan sahur-sahur yang unik dan positif ini sudah selayaknya untuk tetap dilestarikan, karena sebagai ajang untuk melestarikan nilai-nilai kearifan lokal," katanya, Senin 3 Mei 2021.
Juga untuk meningkatkan rasa kepedulian dan kekompakan antar masyarakat. Bahkan membuat Mempawah semakin dikenal di mata nasional.
"Kegiatan Sahur-sahur ini juga sudah mendapatkan rekor MURI ya, yakni di Festival Sahur-sahur ke-17 pada tahun 2019 yang lalu dengan kategori Penonton terbanyak dan peserta terbanyak," ungkapnya.
Baca juga: Bupati Erlina Optimis Festival Sahur-Sahur Bisa Masuk Kalender Event Nasional
"Dengan ini harapan kita pasti membawa nama Mempawah semakin dikenal bukan hanya dikancah nasional bahkan internasional," harapnya.
Dirinya berharap pandemi Covid-19 bisa segera berkahir, sehingga Festival Sahur-sahur bisa dilaksanakan lebih meriah lagi.
"Kedepan kalau pandemi Covid-19 ini sudah berakhir, kita akan buat Festival Sahur-sahur yang lebih meriah lagi, sehingga masyarakat bisa menyaksikan lagi Festival tersebut," katanya.
Dikatakan Bupati Erlina juga, selain Festival Sahur-sahur, Mempawah juga mempunyai Festival Robo-robo yang lebih dulu tersohor, dan sekarang sudah diusulkan masuk dalam kalender event pariwisata nasional.
"Sudah diusulkan dan diproses untuk dimasukkan ke kalender event pariwisata nasional baik Festival Robo-robo maupun Festival Sahur-sahur," katanya.
Dengan itu dikatakannya, pihak Pemkab Mempawah, sangat berupaya mengangkat nama Kabupaten Mempawah.
"Ini semua sudah masuk ke kementerian pariwisata, dan InsyaAllah kedepan Festival Robo-robo maupun Festival Sahur-sahur sudah bisa masuk kalender event pariwisata nasional," ungkapnya.
Lebih lanjut dikatakannya Mempawah punya potensi besar dalam mewujudkan sebagai pusat kawasan wisata budaya.
Karena punya event yang mengangkat budaya kearifan lokal (Sahur-sahur, Robo-robo) dan ini menjadi daya tarik wisatawan buat datang ke sini.
Baca juga: Tirmizi Harap Dari Festival Sahur-sahur, Budaya Daerah Mempawah Lebih Dikenal Lagi
Akan tetapi hal tersebut tidaklah mudah, ada tantangan yang harus dilewati dan dilalui untuk mewujudkannya.
"Untuk itu, kita harapkan OPD terkait yang menangani dan seluruh lapisan masyakarat juga ikut membantu membuat kreatifitas, sehingga apa yang kita inginkan mengangkat budaya bisa terwujud bukan hanya ditingkat nasional, melainkan juga kancah internasional," ungkapnya.
Bupati Erlina juga berharap, pandemi Covid-19 segera berakhir, dan semua bisa kembali normal seperti sedia kala.
"Kita berdoa bersama pandemi ini berakhir, dan semua bisa kembali normal, juga Festival Sahur-sahur kedepan bisa lebih meriah lagi kita laksanakan," tutupnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/502-bebincang-spesial-festival-sahur-sahur.jpg)