Breaking News:

Bupati Erlina Optimis Festival Sahur-Sahur Bisa Masuk Kalender Event Nasional

Dan melalui festival ini, masyarakat dapat lebih mencintai Mempawah, karena makna dari festival tersebut tidak hanya tentang keseruan malam Ramadhan.

Penulis: Rizki Fadriani | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa
Bebincang Spesial, Festival Sahur-sahur bersama Bupati Mempawah, Hj Erlina SH MH, dan Ketua Galaherang Kreasindo, Mas Yusmidi S.AP MM dengan tema "Festival Sahur-sahur 2021 Angkat Budaya Lokal Mempawah ke Kancah Nasional", yang tayang secara live di Instagram dan Facebook Tribun Pontianak, Minggu 2 Mei 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Bumi Galaherang atau yang kita kenal dengan nama Kabupaten Mempawah, memiliki beragam prestasi yang kian menjulang, maka tak heran beberapa eventnya telah sukses, baik dimata masyarakat Kabupaten Mempawah sendiri, Kalimantan Barat, bahkan di mata nasional.

Dan telah kita ketahui bersama, bahwa Mempawah memiliki event ataupun Festival Robo-robo, yang lebih dulu tersohor bahkan diusulkan masuk dalam kalender event pariwisata nasional.

Selain Robo-robo, Mempawah juga memiliki Festival Sahur-sahur, yang telah memecahkan rekor muri untuk dua kategori sekaligus pada perayaannya yang ke 17, yakni sebagai peserta terbanyak dan penonton terbanyak.

Bupati Mempawah, Hj Erlina SH MH, menjelaskan, jika Pemkab terus berupaya untuk memasukkan event budaya tersebut dalam kalender pariwisata nasional.

Baca juga: Puluhan Peserta Ikuti Festival Sahur-sahur ke-18 Tahun 2021 Resmi Digelar

Dan saat ini prosesnya telah sampai ke Menteri Pariwisata Republik Indonesia.

Namun karena pandemi Covid 19, proses tersebut mendapat hambatan.

"Semoga di tahun 2022, kita bisa kembali eksis untuk melakukan proses lanjutan," ugkapnya kepada Tribun saat hadir dalam Bebincang Spesial, Festival Sahur-sahur, Minggu 2 Mei 2021.

Ia berharap jika festival tersebut dapat menjadi event pariwisata nasional.

Dan melalui festival ini, masyarakat dapat lebih mencintai Mempawah, karena makna dari festival tersebut tidak hanya tentang keseruan malam Ramadhan.

Namun terdapat makna mendalam, seperti semangat gotong royong, rasa kebersamaan, dan rasa memiliki, sehingga dapat terus berkontribusi memberikan yang terbaik untuk Mempawah.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved