Penelitian PLTN, Pandur: Sosialisasi Dampak Positif dan Negatif Kepada Masyarakat
Dirinya juga berharap, kepada pihak peneliti yang mengkaji Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir tersebut, segera menyampaikan hasil kajiannya dan melaksan
Penulis: Zulfikri | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, BENGKAYANG - Ketua KNPI (Komite Nasional Pemuda Indonesia) kabupaten Bengkayang, Albert Pandur Sae Pudaba menyampaikan tanggapannya, terkait isu pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di wilayah Kabupaten Bengkayang, Jumat 30 April 2021.
Pandur mengungkapkan, bahwa meminta kepada Pemerintah Pusat dan juga kepada Pemerintah Kabupaten Bengkayang mengkaji dampak-dampak pembangunan PLBN ini yang berpengaruh terhadap lingkungan.
"Kami meminta kepada Pemerintah Republik Indonesia dan Pemerintah Kabupaten Bengkayang untuk benar-benar mengkaji dampak yang akan berpengaruh kepada masyarakat," Imbuh Pandur.
Dirinya juga berharap, kepada pihak peneliti yang mengkaji Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir tersebut, segera menyampaikan hasil kajiannya dan melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat terkait dampak-dampak dari PLBN ini.
Baca juga: Peniadaan Mudik, Sat Binmas Polres Bengkayang Ingatkan Warga Indahkan Imbauan Pemerintah
"Kami juga meminta kepada pihak Ahli Penelitian Nuklir, untuk segera memberikan kajiannya kepada masyarakat dan sosialisasikan dampak dari Pembangunan PLBN ini," terangnya.
Sosialisasi dampak pembangunan PLTN ini, Lanjut Pandur, supaya masyarakat khususnya di daerah Kabupaten Bengkayang mengetahui dampak pembangunan baik itu dampak positif maupun Negatif.
"Kedepan, masyarakat mengetahui apa dampak dari segi negatif maupun positif yang akan ditimbulkan," pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/dddds-fsdfghfghtytyrrr.jpg)