Breaking News:

Berita Video

Dilakukan Sejak Desember 2020, Para Pelaku Swab Antigen Bekas Raup Keuntungan Rp 1,8 M

Setiap kali melakukan ini (tes swab biayanya) adalah Rp 200.000 dengan perjanjian kerja sama antara pihak PT Angkasa Pura dan PT Kimia Farma

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Praktik daur ulang alat swab antigen di Bandara Internasional Kualanamu ternyata sudah dilakukan sejak Desember 2020.

Polda Sumut menetapkan Business Manager PT Kimia Farma berinisial PC dan empat orang pegawainya sebagai tersangka.

Kapolda Sumut Irjen Panca Simanjuntak menyebutkan dalam sehari ada 100-200 orang yang menjalani tes usap antigen untuk perjalanan udara.

Stik bekas dikumpulkan pelaku, kemudian dicuci kembali, lalu dikemas ulang dan digunakan oleh para pelaku untuk melakukan tes swab kembali.

Baca juga: Seorang Pria Diduga Membawa Alat Tes Antigen Covid-19 Bekas Ditangkap Polisi di Kawasan Bandara

"Setiap kali melakukan ini (tes swab biayanya) adalah Rp 200.000 dengan perjanjian kerja sama antara pihak PT Angkasa Pura dan PT Kimia Farma.  Mereka membagi hasil, tetapi yang melaksanakan pemeriksaan di sana adalah para pelaku yang bekerja di bidang di kantor Kimia Farma," kata Irjen Panca Simanjuntak.

Detik-detik Tangkap Pelaku

Kasus ini diketahui setelah polisi menangkap seorang pria yang diduga membawa alat tes antigen covid-19 bekas di kawasan parkir Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara.

Dalam sebuah rekaman video amatir, tampak polisi menghadang pria yang diduga membawa alat tes antigen bekas di depan gerbang pembayaran karcis parkir Bandara Kualanamu, Deli Serdang.

Video ini sempat viral di media sosial, sebelum akhirnya polisi menangkap enam orang yang diduga melakukan pemeriksaan rapid test antigen bekas di Bandara Kualanamu.

Menurut keterangan saksi mata menyebutkan persitiwa ini terjadi di depan pintu masuk Bandara Kualanamu, Sumatera Utara.

Menurut polisi, pelaku telah melakukan aksinya sejak Desember 2020.

Selain itu, proses daur ulang dilakukan pelaku di laboratorium Kimia Farma Jalan Kartini Medan, sebelum kemudian dibawa kembali ke Bandara Kualanamu.

Baca juga: Dugaan Pakai Alat Rapid Test Covid-19 Bekas di Bandara Kualanamu, Kimia Farma Akan Beri Sanksi Tegas

Polda Sumatera Utara, telah menetapkan lima karyawan Kimia Farma Jalan Kartini Medan Sumatera Utara, yang melakukan daur ulang alat test antigen di Bandara Kualanamu sebagai tersangka.

Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved