Ramadan 2021
Waktu Malam Lailatul Qadar di Bulan Ramadhan 2021 dan Ciri-ciri Malam Lailatul Qadar
Artinya jika melakukan ibadah pada saat malam lailatul qadar maka sama dengan melakukan kebaikan selama seribu bulan.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Bulan Ramadhan sudah memasuki pertengahan.
Semakin mendekati akhri Ramadhan maka semakin banyak waktu mulia diantara dari datangnya waktu Nuzulul Quran.
Serta malam Lailatul Qadar yang menjadi dambaan semua umat Muslim untuk mendapakatnya.
Sebab malam Lailatul Qadar merupakan malam seribu bulan.
Artinya jika melakukan ibadah pada saat malam lailatul qadar maka sama dengan melakukan kebaikan selama seribu bulan.
Namun sayangnya malam Lailatul Qadar tidak ada yang tahu kapan datangnya.
Allah sengaja merahasiakan waktu lailatul qadar agar manusia mencarinya dengan sungguh-sungguh karena jika waktu lailatul qadr dipastikan, maka bisa saja manusia akan menyepelekan qiyamul lail dan i'tikaf di separuh akhir bulan Ramadhan.
Baca juga: Apakah Malam Nuzulul Quran Sama dengan Malam Lailatul Qadar?
Rasulullah SAW menganjurkan umatnya mempersiapkan diri menyambut malam Lailatul Qadar dengan memperbanyak i'tikaf dan ibadah.
Beberapa keterangan dari ulama menyebutkan bahwa malam Lailatul Qadar datang pada sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan.
Sebab, ketika itu diharapkan jiwa manusia yang berpuasa selama 20 hari sebelumnya sudah lebih sadar dan lebih suci.
Bagi orang yang ingin bersungguh mendapatkan malam Lailatul Qadar Rasulullah meninggalkan petunjuk datangnya malam Lailatul Qadar.
Beliau bersabda: “Carilah malam lailatul qadar di malam ganjil dari sepuluh terakhir bulan Ramadhan,” (HR. Imam Bukhari).
Dalam riwayat lain dikatakan: “Lailatul Qadar berada di bulan Ramadhan pada sepuluh hari terakhirnya, yaitu malam kedua puluh satu, atau kedua puluh tiga, atau kedua puluh lima, atau kedua puluh tujuh, atau kedua puluh sembilan, atau di akhir malam Ramadhan.
Barang siapa shalat malam karena iman dan mengharapkan pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lampau dan dosa yang kemudian,” (HR. Imam Ahmad).