Breaking News:

Atlet Karate Putri Berprestasi, Darwis Berikan Penghargaan pada Dea Destia di Momen HUT Bengkayang 

Atlet Karate Putri ini menceritakan, awal mula mengikuti kompetisi yang menjadikan dirinya mendapat kesempatan untuk lolos mengikuti Kompetisi Olahrag

Penulis: Jovi Lasta | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Atlet Karate Putri, Dea Destia Renata Sitorus. Selasa 27 April 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, BENGKAYANG - Dea Destia Renata Sitorus merupakan atlet Karate Putri yang juga Siswi di SMA Negeri 1 Bengkayang menjadi satu diantara siswi berprestasi mendapatkan penghargaan yang diberikan langsung oleh Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis pada kegiatan peringatan HUT Pemkab Bengkayang ke 22, atas pencapaiannya mengharumkan nama Kabupaten Bengkayang, Selasa 27 April 2021.

Atlet Karate Putri ini menceritakan, awal mula mengikuti kompetisi yang menjadikan dirinya mendapat kesempatan untuk lolos mengikuti Kompetisi Olahraga Siswa Nasional (KOSN) tingkat Nasional terutama olahraga Karate.

"Untuk sementara ini yang dipanggil, Kompetisi Olahraga Siswa Nasional (KOSN) itu lolos tingkat Nasional," ujarnya.

Baca juga: HUT Kabupaten Bengkayang, Ketua DPRD Bengkayang Harap Peningkatan Pembangunan Berbagai Sektor 

Selain itu, dirinya juga gemar mengikuti kompetisi-kompetisi yang semakin mengasah kemampuan dan keterampilan memaksimalkan Olahraga yang diminatinya. Beberapa kompetisi yang diikutinya, merupakan kompetisi berbasis Virtual (Online) disebabkan Kondisi dan situasi Pandemi COVID yang masih terjadi hingga sekarang.

"Banyak sih tanding Virtual, Seperti Kariti Cup, SBY Cup, Bekasi Open dan Jakarta Open," terang Dea Kepada Awak Media.

Ia menyebut, sistem kompetisi pertandingan yang diikuti menerapkan sistem Virtual, mengingat Pandemi Covid-19 masih terjadi dan juga dihimbau agar tidak menciptakan kerumunan.

"Ya, sistem pertandingannya tetapi Virtual karena dimasa pandemi dilarang adanya kerumunan. Kemudian, masih belum divaksin jadi belum bisa berangkat kemana-mana," jelasnya.

Kemudian pertandingan dilakukan secara virtual, dengan membuat rekaman video. Kemudian, untuk penjurian dan hasil pengumuman pemenang ditentukan melalui hasil video itu sendiri.

"Virtual, dengan sistem rekaman dulu. Setelah membuat rekaman, videonya dikirim dan dinilai oleh juri nanti," tambah Siswi dari SMA Negeri 1 Bengkayang ini.

Untuk prestasi yang sudah disabet Dea yakni, kompetisi ditingkat Nasional maupun Tingkat Internasional

"Tingkat Nasional dan Internasional. Internasional dapat medali Emas di International Silent Knight Cup, kelas Kadet Putri dan Nasional di Kariti Cup Kelas Junior Putri Medali Emas," ungkap Dea.

Pada momen HUT Pemkab Bengkayang ke 22 ini, Dea berharap agar Pemerintah Daerah lebih memperhatikan kembali para atlit-atlit berprestasi dan juga difasilitasi serta mendapat dukungan lebih dari Pemerintah Daerah. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved