Breaking News:

Temukan 43 Kasus Positif COVID Viral Load Miliaran, Harisson Nilai Direktur Poltekkes Pontianak Abai

Ia mengatakan berdasarkan  hasil pemeriksaan Laboratorium Untan dari 20-23 April 2021 ditemukan 43 kasus konfirmasi covid-19 berasal dari mahasiswa da

Penulis: Anggita Putri
Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/Anggita Putri
Kadiskes Kalbar, Harisson 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, Harisson sebut Direktur Poltekes Kemenkes abai sebab ditemukan 43 kasus konfirmasi Covid-19 para mahasiswa bahkan dosen di Poltekes Kemenkes Pontianak

Ia mengatakan berdasarkan  hasil pemeriksaan Laboratorium Untan dari 20-23 April 2021 ditemukan 43 kasus konfirmasi covid-19 berasal dari mahasiswa dan dosen di Kampus Poltekes  Kemenkes Pontianak.

Harisson menjelaskan dari 44 sampel yang diperiksa ditemukan 43 kasus konfirmasi dan 1 sampel RU. 

“Banyak ditemukan kasus positif covid-19 sebanyak 43 kasus di antara ada mahasiswa serta ada juga dosen,”ujarnya,Minggu 25 April 2021.

Baca juga: Sutarmidji Desak Bupati dan Wali Kota Berlakukan PPKM dengan Ketat, Warkop Tutup Pukul 21.00 WIB

Dikatakannya hal ini cukup mengejutkan karena Poltekes ini adalah Politeknik kesehatan dibawah kementrian, mereka semua adalah orang-orang yang mengerti tentang prokes Covid-19.

Harisson mengatakan Poltekes Kemenkes Pontianak sebelumnya juga mengadakan belajar tatap muka dan sebagian mahasiswa ada yang  tinggal di asrama.

“Nampaknya prokes di asrama dan pada saat proses belajar tatap muka tidak di lakukan dengan baik,”ujarnya. 

Berdasarkan  penyelidikan epidemologi ternyata mahasiswa Poltekes Kemenkes yang dinyatakan positif ini ada yang mengerjakan tugas kelompok di salah satu cafe yang ada di jalan reformasi.

“Hal ini sangat di sesalkan Poltekes sebagai instusi pendidikan yang paling mengerti prokes pencegahan covid-19, ternyata hampir semua mahasisswa positif,”ujarnya.

Tak hanya itu, Harisson mengatakan yang lebih mengejutkan lagi ternyata ditemukan kasus dengan CT rendah mencapai 12,58 dan viral load 9,2 miliar.

“Bisa dibayangkan kalau dia buka mulut virusnya sudah kemana-mana. Sangat di sesalkan mereka tidak dapat menjaga prokes bahkan pada saat itu mereka mengadakan dies natalis dengan kegiatan olahraga dan lainnya yang menyebabkan suatu kerumunan sehingga terjadi penularan,” jelasnya.

Ia mengatakan terhadap mereka semua sudah dilakukan isolasi di Upelkes tepat di samping kampus Poltekes Kemenkes.

“Saya mengingatkan untuk Ditektur Poltekes Kemenkes Pontianak  agar lebih serius menghadapi pandemi covid-19 dan harus serius dalam pencegahan penyebaran covid-19. Jadi jangan lengah dan abai,”jelasnya. 

Menurut Harisson dengan ditemukan 43 kasus tersebut, Direktur Poltekes dalam hal ini telah abai dalam menjaga mahasiswanya untuk tidak tertular covid-19. 

“Saya ingatkan masyarakat untuk tidak nongkrong di jalan Reformasi bahwa sebenarnya penularan itu berasal di jalan Reformasi. Disana Prokes tidak terjaga dengan baik,” pungkasnya (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved