Breaking News:

Siaga Pasokan Listrik Selama Ramadan dan Idul Fitri 2021, PLN Benahi Kebocoran di PLTU Ketapang

Untuk itu, sebagai upaya memperkuat sistem kelistrikan yang ada di wilayah Kabupaten Ketapang dan sekitarnya itu. PT PLN telah melakukan pemeliharaan,

Penulis: Muzammilul Abrori | Editor: Maudy Asri Gita Utami
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
PT PLN (Persero) UIKL Kalimantan Unit Pelaksana Pengendalian Pembangkitan (UPDK) Kapuas saat melakukan pembenahan pada kebocoran Line Downcomer yang terjadi di PLTU Sukabangun Ketapang. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBURAYA - PT PLN (Persero) UIKL Kalimantan Unit Pelaksana Pengendalian Pembangkitan (UPDK) Kapuas memastikan pasokan listrik tetap terjaga, selama menghadapi Bulan Suci Ramadan hingga perayaan Idul Fitri tahun 1442 Hijriah di wilayah Kabupaten Ketapang, pada Minggu 25 April 2021.

Untuk itu, sebagai upaya memperkuat sistem kelistrikan yang ada di wilayah Kabupaten Ketapang dan sekitarnya itu. PT PLN telah melakukan pemeliharaan, hingga pembenahan pada kebocoran Line Downcomer yang terjadi di PLTU Sukabangun Ketapang

Disampaikan Manager Bagian Operasi dan Pemeliharaan 1 PT PLN UPDK Kapuas, Karno bahwa gangguan kebocoran pada Line Downcomer merupakan kebocoran yang akan mengakibatkan kondisi shudown atau unit keluar dari sistem.

Baca juga: Klaim Subsidi Listrik PLN April 2021 Tanpa Harus Login pln.co.id, Cara Klaim Token Gratis PLN

Maka dikatakan dia, untuk mengantisipasi agar tidak terjadinya penurunan daya atau unit keluar dari sistem yang berdampak pada pemadaman listrik pelanggan, pihaknya melakukan pemeliharaan dengan sistem online sealling

"Dalam rangka menyongsong siaga selama Ramadan dan hari raya Idul Fitri ini, PLTU Ketapang telah mengantasi gangguan kebocoran pada Line Downcomer PLTU. Sebab kita ingin sistem kelistrikan yang ada di wilayah Kabupaten Ketapang dan sekitarnya tetap terjaga. Tidak adanya pemadaman listrik kepada pelanggan," ungkap Karno kepada Tribun.

Ia mengungkapkan, perbaikan kebocoran yang telah dilakukan itu. Pihak PLN bekerjasama dengan pihak ketiga, dengan kemampuan dan tenaga yang khusus.

Sebab, diketahui bahwa area pada Line Downcomer merupakan area yang berbahaya dengan temperatur 300 derajat, dan bertekanan sekitar 30 bar.

"Sehingga pelaksanaan pekerjaan tidak mungkin dilakukan apabila tidak ada kemampuan atau tenaga yang benar-benar spesial. Sehingga PLTU Ketapang mengatasinya dengan merekrut pihak luar. Dimana yang mempunyai keahlian khsusus, karena disitu merupakan area yang sangat berbahaya dengan tekanan dan temperatur yang tinggi," jelasnya.

Dan ia pun menyatakan bahwa PLN terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh pelanggan, terlebih diwilayah Kabupaten Ketapang dan sekitarnya.

Dan pada pada Bulan Suci Ramadan hingga perayaan Idul Fitri tahun 1442 Hijriah inipula, dirinya memastikan bahwa keamanan pasokan lisrik di PLTU Ketapang tetap terjaga. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved