Breaking News:

PPKM Diberlakukan di Singkawang, Pelanggar Prokes Akan Jalani Tes Swab

Pada penerapan PPKM ini, sejumlah aturan diterapkan, berberapa diantaranya adalah pelaksanaan patroli disiplin protokol kesehatan (Prokes) yang semang

Penulis: Rizki Kurnia | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/Rizki Kurnia
Kepala Dinas Kesehatan dan KB Singkawang sekaligus Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Singkawang, dr Barita P Ompusunggu. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Pemerintah Kota Singkawang menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro di Kota Singkawang selama satu minggu kedepan, mulai Sabtu 24 April hingga 1 Mei 2021 mendatang.

Pada penerapan PPKM ini, sejumlah aturan diterapkan, berberapa diantaranya adalah pelaksanaan patroli disiplin protokol kesehatan (Prokes) yang semangkin diperketat disertai pembatasan jam operasional usaha meliputi usaha Cafe, Warkop, Restoran hingga Pedagang Kaki Lima (PKL).

Dalam ketatnya patroli prokes tersebut, Pemerintah juga menerapkan aturan pemeriksaan swab kepada para pengunjung tempat-tempat usaha yang kedapatan melanggar Prokes.

Seperti yang dikatakan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 sekaligus Kepala Dinas Kesehatan Kota Singkawang, dr Barita P Ompusunggu.

Baca juga: Patroli Prokes Semakin Ketat di Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie Ajak Masyarakat Kerjasama

"Yang diswab adalah yang melanggar Protokol kesehatan saja," kata dr Barita kepada wartawan, Minggu 25 April 2021.

Para pelanggar prokes yang terjaring patroli ini, dr Barita katakan, akan dibawa ke meja tim kesehatan untuk dilakukan pemeriksaan swab. 

Apabila dinyatakan positif, maka mereka yang terpapar akan dikarantina dan diawasi oleh tim Satgas Kecamatan dan Kelurahan sesuai domisili.

"Ini sesuai dengan aturan PPKM Mikro," katanya.

Dr Barita menambahkan, dalam keseriusan penanganan Covid-19 pada penerapan PPKM Mikro ini, pihaknya bahkan sudah menyiapkan lebih dari 1.000 alat swab yang siap digunakan untuk memeriksa swab para pelanggar prokes.

"Kami tim kesehatan akan stanby di tempat untuk swab," terangnya.

Pada pelaksanaan patroli massal perdana pada Sabtu 24 April 2021 malam, dr Barita terangkan, belum ada satu orang pun yang diswab dan terjaring melanggar prokes.

"Belum ada," tukasnya.

Sementara itu, Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie usai menggelar rapat bersama pembahasan PPKM bersama Anggota Satgas Penanganan Covid-19 Kota Singkawang hingga tingkat Kecamatan dan Kelurahan, sempat mengatakan, memang akan melaksanakaan pemeriksaan swab antigen secara acak, kepada masyarakat yang memiliki suhu tinggi.

"Kami akan melakukan antigen (swab) secara acak untuk orang-orang yang memiliki suhu tubuh yang tinggi," kata Tjhai Chui Mie.

Pemeriksaan swab antigen secara acak ini, dilaksanakan pada waktu-waktu tertentu selama penerapan PPKM di Kota Singkawang selama satu minggu kedepan. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved