SUDAH Lewat 72 Jam, KRI Nanggala 402 Beserta Awak Kapal Selam Belum Ditemukan

Sudah lewat dari 72 jam dari proses pencarian KRI Nanggala 402 yang hilang kontak di Laut Bali

Editor: Rizky Zulham
GRAFIS TRIBUN
SUDAH Lewat 72 Jam, KRI Nanggala 402 Beserta Awak Kapal Selam Belum Ditemukan 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Sudah lewat dari 72 jam dari proses pencarian KRI Nanggala 402 yang hilang kontak di Laut Bali dan hingga saat ini belum ditemukan.

Kepala Staf Angkatan Laut, Laksamana Yudho Margono memimpin langsung operasi pencarian kapal selam KRI Nanggala 402.

Kasal memantau pencarian dari atas kapal KRI Dokter Soeharso 990.

Pencarian berlangsung di Perairan Bali.

Proses pencarian juga dipantau oleh Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

Baca juga: UPDATE KRI Nanggala 402 Belum Ditemukan, Amerika Serikat Kirim Pesawat Militer P-8 Poseidon

Panglima TNI memberi motivasi kepada seluruh prajurit yang tengah melaksanakan pencarian dan penyelamatan KRI Nanggala 402.

Kapuspen TNI, Mayjen Achmad Riad menyebut, KRI Nanggala sudah posisi diam, sehingga upaya pencarian dilakukan dengan sonar.

Riad menambahkan, fokus pencarian berpusat di lokasi penemuan titik kemagnetan yang dideteksi oleh KRI Rimau di utara perairan Pulau Bali.

Proses pencarian melibatkan 21 kapal perang Republik Indonesia, termasuk kapal selam KRI Alugoro.

Polri juga mengerahkan empat kapal polisi guna membantu percarian.

KRI Kapal Selam Nanggala hilang kontak di Bali Utara pada Rabu 21 April 2021 pagi saat latihan gabungan penembakan torpedo dan rudal TNI AL.

Kapal selam ini membawa 53 personel prajurit TNI.

Bagaimana perkembangan pencarian KRI nanggala 402 hari ini?

Masih adakah peluang kapal selam berjuluk "monster bawah laut" ini bisa ditemukan?

Lalu bagaimana kebutuhan alutsista dalam negeri saat ini, khususnya angkatan laut?

Baca juga: DETIK-DETIK 72 Jam Pencarian KRI Nanggala 402 yang Hilang Sampai Sabtu Ini Pukul 03.00 WIB Dinihari

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved