Dishub Pontianak Akan Lakukan Pembatasan Pengunjung Promenade

Pembatasan pengujung di promanade ini lantaran setiap malam Sabtu dan malam Minggu ramai pengunjung yang datang.

Penulis: Muhammad Rokib | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/Muhammad Rokib
Suasana di Taman Sepada Pontianak sudah diberikan garis policeline dan terdapat spanduk bertuliskan bahwa "Taman Ini Ditutup Sementara", Kamis 22 April 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pontianak, Utin Srilena Candramidi menyampaikan, bahwa akan dilakukan pembatasan-pembatasan aktivitas masyarakat dan termasuk dikatakakannya akan dilakukan pembatasan pengunjung di promenade Waterfront Pontianak.

Pembatasan pengujung di promanade ini lantaran setiap malam Sabtu dan malam Minggu ramai pengunjung yang datang.

Untuk itu, jumlah pengunjung yang akan visa masuk nantinya kurang lebih 50 orang saja, karena dinilainya untuk jumlah 100 orang saja sudah ramai.

Baca juga: PPKM Mulai Belaku, Pemkot Pontianak Mulai Batasi Aktivitas Masyarakat Serta Tutup Operasional Taman

"Sesuai dengan arahan Wali Kota Pontianak pada 20 April 2021, kami sebagai pelaksana diarahkan agar taman-taman, seperti taman sepeda, alun Kapuas, taman catur dan promenade akan dilakukan penutupan namun secara bertahap. Dan untuk taman sepeda dan taman catur hari ini," ungkapnya, Kamis 22 April 2021.

Sejauh pantauan Tribun Pontianak tampak juga di kawasan taman sepeda sudah ada garis policeline dan terdapat spanduk bertuliskan bahwa "Taman Ini Ditutup Sementara".

Kadishub menerangkan, bahwa pihaknya sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat sejak 20 April 2021, bahwa akan ada penutupan pada taman di Kota Pontianak.

Kadishub mengatakan, langkah ini dilakukan lantaran, Kalimantan Barat sudah ditetapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro.

Untuk itu, di Kota Pontianak juga dilakukan pembatasan aktivitas masyarakat. Penutupan taman tersebut dikatakakannya sampai kondisi covid-19 di Kalbar landai.

"Penutupan sampai kasus covid-19 ini berkurang. Kalau di Pontianak zona kuning, namun harus berjaga-jaga. Hari ini dilakukan penutupan, termasuk di promenade itu akan dikurangi orang-yang akan berkunjung, kita akan batasi pada saat masuk sekitar 50 orang, karena kalau 100 itu sudah ramai," ungkapnya.

Ia mengatakan untuk teknis nantinya akan ada petugas dari Dinas Perhubungan dan Satpol PP yang akan berjaga di kawasan tersebut.

Perlu diketahui, lanjutnya, untuk masyarakat khususnya para pedagang dikawasan Waterfront, bahwa akan dilakukan pembatasan yang tentunya akan berdampak kepada para pedagang di kawasan tersebut.

Namun, karena kondisi yang mengharuskan seperti itu, terpaksa harus dilakukan.

"Seperti buah Simalakama. Harus seimbang, kesehatan, penanganan covid-19 dan ekonomi. Tapi kalau melihat kondisi sekarang mau tidak mau harus memahami kondisi saat ini," pungkasnya. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved