Reshuffle Kabinet: Ini Daftar Nama yang Disebut Jadi Calon Menteri Baru Jokowi
Reshuffle Kabinet: Ini Daftar Nama yang Disebut Jadi Calon Menteri Baru Jokowi
Ia juga dinilai mempunya pemikiran visioner dan memiliki jaringan luas.
"Kalau benar Muhammad Lutfi dipilih jadi Menteri Investasi, saya semakin optimis bahwa kita bisa menyakinkan investor global untuk masuk ke Indonesia," papar Kamarussamad saat dihubungi, Minggu (18/4/2021).
"Lalu harus memiliki jaringan, sekaligus tahu investor global. Dari ketiga itu, saya rasa figur Lutfi memiliki hal itu," tambahnya.
5. Rapsel Ali
Menantu Wakil Presiden Maruf Amin sekaligus anggota DPR RI, Rapsel Ali, dikabarkan akan mengisi jabatan sebagai Menteri Investasi.
Ia mengaku sudah diundang ke Istana oleh Presiden Jokowi di tengah ramainya isu reshuffle.
Partai tempat Rapsel bernaung, NasDem, mengaku senang apabila ada kadernya yang dianggap pantas dan berkompetensi menduduki jabatan sebagai menteri.
Meski begitu, Waketum DPP Nasdem, Ahmad Ali, menyerahkan semua keputusan tersebut pada Jokowi selaku Presiden.
Pasalnya, kata Ahmad, pengangkatan dan pemberhentian menteri merupakan hak prerogatif Presiden.
“Sebagai partai pasti senang kalau ada kader dianggap layak atau mumpuni menjadi menteri."
"Namun kami paham benar bahwa mengangkat atau memberhentikan seseorang pada suatu jabatan, itu menjadi kewenangan Presiden,” ujar Ahmad.
6. Muhaimin Iskandar alias Cak Imin
Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, telah bertemu Presiden Jokowi di tengah ramainya isu reshuffle.
Namun, pertemuan antara Jokowi dan Cak Imin tersebut belum dapat dipastikan apakah membicarakan soal reshuffle atau hal lainnya.
Sekretaris Bidang Sosial dan Kebencanaan DPP PKB, Luqman Hakim, mengaku mendapat informasi menTeri yang akan direshuffle berinisial M.
Meski begitu, Luqman enggan memberi tahu dari mana ia mendapat informasi tersebut.
"Dari sumber yang tidak boleh disebut namanya," katanya, Minggu (18/4/2021).
7. Nadiem Makarim
Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden (KSP), Ali Mochtar Ngabalin, memperkirakan Nadiem Makarim akan mengisi jabatan di kementerian baru sebagai Mendikbudristek.
Nadiem yang saat ini menjabat sebagai Mendikbud, dinilai Ngabalin sebagai sosok menteri milenial dan orang berprestasi.
Kedua hal tersebut, kata Ngabalin, sudah pasti diketahui oleh Presiden Joko Widodo.
"Sebetulnya menteri-menteri milenial ini kan Presiden sudah tahu mereka miliki prestasi, termasuk Pak Bahlil, Menteri Mas Nadiem."
"Ini orang-orang berprestasi yang sudah diketahui Presiden, jadi enggak usah ragu," ujarnya, Rabu (14/4/2021).
8. Bahlil Lahadalia
Bahlil Lahadalia yang saat ini menempati kursi jabatan sebagai Kepala BKPM, dinilai Ali Mochtar Ngabalin masih akan dipercaya Presiden Jokowi.
Ngabalin memperkirakan Bahlil akan ditunjuk sebagai Menteri Investasi/Kepala BKPM.
Senada dengan Nadiem, Bahlil dinilai Ngabalin sebagai menteri milenial dan orang berprestasi.
9. Asman Abnur
Nama Politisi Senior PAN, Asman Abnur, juga turut disebut akan menjadi menteri baru Presiden Jokowi.
Sekretaris Jenderal PAN, Eddy Soeparno, menegaskan posisi partainya sejak awal memang mendukung semua kebijakan pemerintah.
Karena itu, ia mengatakan PAN menyambut baik pembentukan Kementerian Investasi.
"Meskipun kita akan selalu bersuara jernih, akan memberikan masukan sifatnya korektif, masukan konstruktif, dan apa yang disampaikan PAN tentu untuk kepentingan bersama yang positif,” ujar Eddy, Kamis (15/4/2021).
10. Eddy Soeparno
Selain politisi senior, Asman Abnur, nama Sekjen PAN, Eddy Soeparno, juga muncul dalam kandidat yang disebut-sebut akan menjadi menteri baru Jokowi.
Antara Asman ataupun Eddy, satu diantara mereka kabarnya akan mengisi posisi di Kementerian Perhubungan.
11. Abdul Mu'ti
Direktur Eksekutif Indo Barometer, M Qodari menilai, Sekjen PP Muhammadiyah, Abdul Mu'ti, layak dipertimbangkan menjadi kandidat menggantikan Nadiem Makarim.
"Rasanya PP Muhammadiyah pasti dukung kalau Prof. Abdul Mu'ti jadi Mendikbudristek,” katanya, Selasa (13/4/2021).
Qodari menambahkan, sudah saatnya Kementerian Pendidikan dikembalikan pada Muhammadiyah yang telah berpengalaman mengelola sekitar 162 perguruan tinggi di seluruh Indonesia.
Sementara itu, berdasarkan data Agustus 2020, Muhammadiyah memiliki jumlah SD, SMP, dan SMA, lebih banyak.
“Itu cocok untuk Muhamadiyah karena Muhammadiyah itu punya Pendidikan Dasar dan Menengah, punya Pendidikan Tinggi."
"Jadi punya skill soal Pendidikan Tinggi,” tandasnya.
Menanggapi dirinya digadang-gadang akan menjabat Mendikbudristek, Abdul Mu'ti mengaku tak ingin berandai-andai.
Di tengah ramainya kabar Abdul Mu'ti akan menjadi menteri baru Jokowi, ia mengaku hingga saat ini belum ada komunikasi dengan pihak Istana.
Ia pun meminta publik untuk menunggu kebenaran kabar soal dirinya.
"Sampai sekarang tidak ada informasi dan komunikasi dari pihak istana. Saya hanya tahu nama saya masuk bursa dari media," ujarnya, Minggu (18/4/2021).
"Wait and see saja," pungkasnya.
12. Bambang Brodjonegoro
Pengamat politik Universitas Al Azhar, Ujang Komarudin, menilai Bambang Brodjonegoro yang kini menjabat Menristek, cocok memimpin Kemendikbudristek.
"Bambang juga cocok karena dia berangkat dari akademisi."
"Namun semua tergantung Jokowi, karena bisa juga menterinya sosok lain," ungkapnya.
Ia juga memprediksi Bambang Brodjonegoro akan digeser ke Kepala Otoritas Ibu Kota Negara.
_______________________
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul 12 Nama Diprediksi Jadi Menteri Baru Jokowi, Moeldoko Kabarnya Diganti hingga Mantu Wapres Dipanggil
Penulis: Pravitri Retno Widyastuti
Editor: Citra Agusta Putri Anastasia
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/kanal-youtube-sekretariat-presiden.jpg)