Breaking News:

Tambah Daya, PLN Relokasi Tiga Mesin ke PLTD Ketapang - Sukadana

Relokasi tersebut dilakukan sebagai upaya memperkuat sistem kelistrikan yang ada di diwilayah Kabupaten Ketapang hingga Sukadana.

Penulis: Muzammilul Abrori | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Tiga Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) yang direlokasikan ke wilayah Kabupaten Ketapang - Sukadana 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangkitan dan Penyaluran Kalimantan merelokasikan tiga mesin Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) ke wilayah Kabupaten Ketapang - Sukadana.

Relokasi tersebut dilakukan sebagai upaya memperkuat sistem kelistrikan yang ada di diwilayah Kabupaten Ketapang hingga Sukadana.

Disampaikan Manager Operasi dan Pemeliharaan 2 PT PLN UPDK Kapuas, Edi Hariyanto bahwa hingga saat ini total beban puncak yang ada di Kabupaten Ketapang hingga Sukadana mencapai sebesar 38 MW (Megawatt).

Baca juga: Tak Lewatkan Kesempatan Emas, PLN UPDK Singkawang Manfaatkan FABA

"Terdapat tiga mesin pembangkit listrik yang direlokasi, pertama satu Unit Engine Deutz AG dari PLTD Puruk Cahu dengan kapasitas 750 KW, satu Unit Engine Mitsubishi dari PLTD Sukamara kapasitas 1000 KW, lalu satu Unit Engine Mitsubishi dari PLTD Melak kapasitas 1.000 KW," terang Edi kepada Tribun, pada Senin 19 April 2021.

Ia menuturkan, sebetulnya dari seluruh pembangkit listrik yang ada telah mencukupi beban puncak yang ada. Bahkan, terdapat surplus sebesar 5 MW.

"Jadi saat sekarang kita memang punya pembangkit - pembangkit yang sebenarnya mencukupi. Kalau semua pembangkit beroperasi bisa sekitar surplus sekitar 5 MW," terangnya.

"Namun, itu tidak cukup apabila terjadi dimana kondisi salah satu pembangkit lepas keluar sistem, maka sistem kelistrikannya Ketapang - Sukadana itu akan berpotensi mengalami defisit," sambungnya.

Untuk itu, mengantisipasi terjadinya defisit kelistrikan, yang disebabkan oleh salah satu pembangkit yang sedang dilakukan pemeliharaan atau terjadi gangguan. Maka PT PLN menambah daya mampu kelistrikan bagi wilayah Kabupaten Ketapang hingga Sukadana.

"Akibatnya, apabila ada pemeliharaan atau jika terjadi gangguan pada mesin pembangkit listrik, yang kemudian memicu terjadinya devisit daya mampu kelistrikan di Ketapang hingga Sukadana, akan terjadinya pemadaman bergilir," katanya.

"Maka dari itu, apalagi saat ini Siaga Ramadan dan idul fitri kan. Sebisa pelayanan kepada masyarakat jangan sampai padam," tuturnya

Dan untuk penyelesaian dua Pembangkit Listrik ini, dikatakan dia bahwa diperkirakan akan rampung pada akhir April 2021 mendatang. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved