Breaking News:

Dedi Afandi Sebut Hanya FABA dari PLTU yang Tidak Termasuk Limbah B3

Penghapusan ini dilakukan lewat Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup ya

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Pengelolaan FABA menjadi batako dan paving block di PLTU Sanggau yang dikelola PLN (Persero) UPDK Singkawang. Senin 19 April 2021 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Fly Ash dan Bottom Ash (FABA) atau limbah padat hasil pembakaran batu bara telah dikeluarkan dari daftar limbah B3 atau bahan berbahaya dan beracun oleh Pemerintah Pusat.

Penghapusan ini dilakukan lewat Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup yang merupakan salah satu aturan turunan UU Cipta Kerja atau Omnibus Law.

Dimana sebelumnya, limbah batu bara ini masuk dalam daftar B3 pada PP 101 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Limbah B3.

Baca juga: Tak Lewatkan Kesempatan Emas, PLN UPDK Singkawang Manfaatkan FABA

Kabid Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 Dinas Lingkungan Hidup Kota Singkawang, Dedi Afandi, ST, M.Si menerangkan, berdasarkan PP 22 Tahun 2021 Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup tersebut memang sudah mengeluarkan FABA dari daftar limbah B3, namun hanya untuk FABA dari limbah di PLTU saja.

"FABA PLTU dalam PP 22 di kategorikan sebagai non-B3, sedangkan FABA dari aktifitas lain yang menggunakan tungku atau boiler masih dikategorikan B3," jelas Dedi kepada wartawan, Senin 19 April 2021.

Meski sudah dikeluarkan dari daftar limbah B3, lanjutnya, tatalaksana pemanfaatannya diatur lebih detail dalam petunjuk teknis (Juknis) Peraturan Mentri yang saat ini sedang disusun di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Namun, dia menerangkan, salah satu manfaat dari FABA PLTU adalah sebagai bahan untuk industri penunjang bangunan.

"Bisa sebagai bahan baku maupun pengganti podzollan atau semen," terangnya. (*)

Penulis: Rizki Kurnia
Editor: Hamdan Darsani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved