Pamit Cari Ikan, Suhaimi Belum Kembali Setelah Berangkat Tiga Hari

Kami mendapatkan laporan tersebut tadi siang bahwa korban sudah hilang sejak tiga hari yang lalu (16/4). Jadi saat ini sudah hari ketiga

Penulis: Muhammad Luthfi | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa
Tim rescue dari pos SAR Sintete saat diturunkan untuk mencari Suhaimi (65) warga Selakau yang sudah hilang selama tiga hari. (Istimewa) 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Seorang warga Desa Kuala Selakau, Kecamatan Selakau, Kabupaten Sambas, Suhaimi (65) dilaporkan belum kembali sejak pamit dari rumah pada Jumat, (16/4) kemarin. Dimana korban berpamitan kepada pihak keluarga untuk mencari ikan (merawai).

Kepada Tribunpontianak.co.id, Kepala Basarnas Pontianak Yopi Haryadi mengatakan saat ini sudah memasuki hari ke tiga hilangnya korban.

"Kami mendapatkan laporan tersebut tadi siang bahwa korban sudah hilang sejak tiga hari yang lalu (16/4). Jadi saat ini sudah hari ketiga (hilangnya korban-red) " ujarnya, Minggu 18 April 2021.

Yopi menambahkan korban bernama Suhaimi itu izin berangkat untuk mencari ikan di sekitar tempat tinggalnya, tepatnya di kawasan pesisir pantai hutan Nipah Kecamatan Selakau.

Baca juga: Peringati Hari Bakti Pemasyarakatan, Rutan Sambas Gelar Baksos

"Informasi yang diterima bahwa pada pagi hari korban berpamitan hendak mencari ikan dengan cara merawai di sekitar Pesisir Pantai (Hutan Nipah) Kecamatan Selakau, Kabupaten Sambas atau masih di sekitar kediamannya," katanya.

"Dan awalnya keluarga korban tidak menaruh curiga karena korban sudah biasa mencari ikan di daerah tersebut. Namun kecurigaan muncul sebab hingga petang korban tidak juga kembali," ungkapnya.

Karenanya kata Yopi, keluarga korban sempat melakukan pencarian dan aparat desa terkait.

"Sebelumnya pencarian mandiri sudah dilakukan oleh aparat desa dan keluarga korban di sekitar tempat korban biasa merawai (mencari ikan-red) namun korban tidak ditemukan," katanya.

Karenanya, Tim Rescue diturunkan untuk melakukan pencarian di lokasi hilangnya korban.

"Tim rescue kami dari pos SAR Sintete sudah menuju ke lokasi diduga hilangnya korban tersebut untuk selanjutnya akan melakukan pencarian bersama unsur lainnya," tutup Yopi. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved