Mimpi Basah Siang Hari saat Puasa Ramadhan Apakah Batal Menurut Hukum Islam?
Jangan sampai ketika mandi besar itu ada air yang bisa masuk ke dalam anggota tubuh, yang itu justru membatalkan puasanya.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Mulai Hari Ini Umat Islam melaksanakan ibadah Puasa Ramadhan 1442 H atau tepatnya Selasa 13 April 2021.
Dalam menjalankan ibadah Puasa, kita harus bisa menahan diri dari segala sesuatu hal yang dapat membatalkan sah puasa selama Ramadhan 2021
Nah, ada pertanyaan yang sering muncul yaitu apakah Mimpi Basah siang hari membuat batal puasa ?
Mengenai Mimpi Basah membatalkan puasa atau tidak, Ketua Prodi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir IAIN Surakarta, Tsalis Muttaqin, Lc, M.S.I., memberikan penjelasannya.
Baca juga: Jadwal Buka Puasa dan Jadwal Imsak Selama Ramadhan 2021 di Pontianak Kalbar dan Sekitarnya
Hal mengenai puasa batal atau tidak akibat Mimpi Basah , disampaikan Tsalis Muttaqin dalam video Tribunnews berjudul TANYA USTAZ: Apakah Mimpi Basah Membatalkan Puasa? yang diunggah pada 20 April 2020 lalu.
Berdasarkan pendapat ulama-ulama fikih, kata Tsalis, mimpi terjadi diluar kesengajaan manusia.
Ini berarti Mimpi Basah tidak membatalkan puasa seseorang.
"Tentang Mimpi Basah ini, ulama-ulama fikih berpendapat bahwa mimpi basah itu, mimpi itu 'kan diluar kesengajaan manusia."
"Ketika mimpi terjadi diluar kesengajaan manusia, ketika seseorang misalnya setelah Subuh terus siang hari, ketika berpuasa ternyata dia mimpi melakukan sesuatu yang menimbulkan dia keluar spermanya atau air maninya, maka dia tidak batal puasanya," jelas Tsalis Muttaqin.
Lebih lanjut, Tsalis juga mengimbau agar berhati-hati ketika melakukan mandi besar setelah mengalami mimpi basah.
Pasalnya, bisa jadi ketika mandi ada air yang masuk ke dalam anggota tubuh.
Hal itu, terang Tsalis Muttaqin, justru bisa membatalkan puasa seseorang.
"Dia tidak batal puasanya, tetapi ketika dia harus mandi besar, dia harus hati-hati betul."
"Jangan sampai ketika mandi besar itu ada air yang bisa masuk ke dalam anggota tubuh, yang itu justru membatalkan puasanya. Itu justru yang terpenting," kata dia.
Tak hanya soal mimpi basah, Tsalis Muttaqin juga menjelaskan soal suami istri yang telanjur tidak mandi besar ketika imsak tiba setelah berhubungan badan karena ketiduran.