Dua Bulan Jelang Ulang Tahunnya Yang ke-100, Pangeran Philip Duke of Edinburgh Minta Hal Ini

Istrinya lalu diangkat menjadi ratu pada 1952 setelah kematian ayahnya, Raja George VI. Setelah itu, Philip tak lantas dinobatkan diberi gelar raja.

AFP/ALASTAIR GRANT via Kompas.com
Pangeran Philip 

Pada 1960, Ratu Elizabeth dan Pangeran Philip memutuskan untuk membedakan diri dengan bangsawan masa lalu, yang tidak menggunakan nama belakang.

Mereka mulai menggunakan nama belakang dengan tanda penghubung: Mountbatten-Windsor.

Nama Mountbatten berasal dari kakek nenek dari pihak ibu Pangeran Philip.

Menurut BBC News, Pangeran Philip adalah orang yang meminta perubahan nama belakang ini.

"Saya satu-satunya pria di negara ini yang tidak diizinkan memberikan namanya kepada anak-anaknya," katanya ketika Ratu Elizabeth II dibujuk untuk mempertahankan Windsor, lapor BBC News. 

Jadi, anak dan cucu ratu dapat menggunakan Mountbatten-Windsor sebagai nama keluarga - jika diperlukan. Namun, bangsawan tidak terlalu sering menggunakan nama belakang.

Mereka sudah memiliki gelar yang cukup lama digunakan, seperti Pangeran William, Duke of Cambridge. Pangeran Philip mungkin bukan raja, tetapi dia selalu berada di sisi istrinya.

Dia merupakan pendamping Ratu, dengan peran utama mendukung terlama dari Raja Inggris mana pun.

Duke of Edinburgh menyelesaikan lebih dari 22.000 penugasan tunggal sampai pada saat dia pensiun dari tugas kerajaannya pada 2017, menurut BBC News. 

Baca juga: Mirip Pangeran Harry! Ini 8 Potret Suami Ratu Elizabeth II, Pangeran Philip Saat Masih Muda

Tanpa upacara kenegaran

Dalam usia 99 tahun, diketahui dirinya akan dimakamkan tanpa upacara kenegaraan.

Hal itu disebabkan pandemi virus corona yang mengharuskan prosesi permakaman lebih sederhanya dibandingkan anggota Kerajaan Inggris lainnya.

Associated Press mewartakan, prosesi permakaman Pangeran Philip ini diberi nama sandi Operation Forth Bridge.

 "Selama pandemi virus corona, dan berdasarkan anjuran pemerintah saat ini serta pedoman social distancing, pengaturan permakaman dan upacara yang dimodifikasi untuk Yang Mulia Duke of Edinburgh sedang dipertimbangkan Yang Mulia Ratu," kata Istana Buckingham.

"Detailnya akan dikonfirmasi pada waktunya," lanjut bunyi pernyataan tersebut.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved