Berdampak Ganggu Produksi Listrik PLTU, Puluhan Karyawan PLN UPDK Singkawang Bersihkan Pantai
Dimana, sampah-sampah dilaut tersebut dapat merusak berbagai peralatan seperti pipa, pompa, filter akibat tersumbat oleh sampah, apabila sampah-sampah
Penulis: Rizki Kurnia | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Puluhan Karyawan PLN UPDK Singkawang menggelar aksi bersih-bersih bibir pantai di sekitar kawasan PLTU 3 Kalbar, di Jalan Raya Karimunting, Kecamatan Sungai Raya Kepulauan, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat pada Jumat 9 April 2021 kemarin.
Agenda rutin karyawan di tiap Jumat pagi kali ini, difokuskan dengan membersihkan sekitaran bibir pantai dari material sampah yang berserakan di bibir pantai akibat cuaca buruk yang terjadi berberapa waktu lalu.
Pejabat Pelaksana Lingkungan, Hilda mengatakan, menjaga kebersihan di bibir pantai ini sangat penting untuk dilakukan.
Pasalnya, apabila tidak dijaga kebersihannya, maka sampah-sampah dilaut akan mempengaruhi produksi listrik di PLTU 3 Kalbar.
Baca juga: Pembelajaran Tatap Muka di SMPN 3 Singkawang Berjalan Baik, Kepsek Ungkap Ketatnya Prokes
Dimana, sampah-sampah dilaut tersebut dapat merusak berbagai peralatan seperti pipa, pompa, filter akibat tersumbat oleh sampah, apabila sampah-sampah tersebut masuk ke sistem.
"Dampaknya unit kami bisa stop, dan pada akhirnya kami tidak bisa memproduksi listrik," terang Hilda kepada wartawan, Sabtu 10 April 2021.
Terlebih lagi, lanjut Hilda, PLTU Bengkayang ini merupakan objek vital nasional sebagai salah satu pembangkit listrik yang vital di Provinsi Kalimantan Barat.
"Jadi kalau ini bermasalah, otomatis suplai listrik se-Kalimantan Barat juga akan bermasalah," jelasnya. (*)