Breaking News:

Pembelajaran Tatap Muka di SMPN 3 Singkawang Berjalan Baik, Kepsek Ungkap Ketatnya Prokes

Kepala Sekolah SMPN 3 Kota Singkawang, Risma Purnama, M.Pd menerangkan, pelaksanaan PTM di SMPN 3 Kota Singkawang berjalan dengan baik tanpa kendala.

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Suasana pembelajaran siswa di SMPN 3 Kota Singkawang yang tengah belajar dengan mengenakan faceshiel dan masker. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Hampir genap satu bulan proses pembelajaran tatap muka (PTM) dilaksanakan di SMPN 3 Kota Singkawang.

Kepala Sekolah SMPN 3 Kota Singkawang, Risma Purnama, M.Pd menerangkan, pelaksanaan PTM di SMPN 3 Kota Singkawang berjalan dengan baik tanpa kendala.

Berbagai persiapan baik fasilitas kesehatan, sistem pembelajaran didalam kelas, metode pembelajaran, hingga penyemprotan disinfektan secara rutin sudah dilakukan di SMPN 3 Kota Singkawang.

Tiap kelas di SMPN 3 Kota Singkawang, Risma katakan, hanya diisi oleh setengah dari jumlah total siswa di kelas, sehingga tiap kelas hanya diisi sekitar 16-18 siswa, sementara sisanya belajar dirumah melalui daring dengan guru yang tengah mengajar di sekolah.

Baca juga: Anggota PIKK PLN UPDK Singkawang Bagikan Sembako Jelang Ramadan

Bahkan, dalam PTM di sekolah, Risma mengatakan guru mengajar tanpa mendekati siswa. Sehingga guru hanya akan memaparkan materi di depan, sementara siswa tetap duduk di kursinya masing-masing sembari memperhatikan guru mengajar.

Sedangkan untuk diskusi pembelajaran, siswa melakukannya secara online melalui grup WhatsApp, sementara untuk pengumpulan tugas siswa menggunakan Google Classroom.

Untuk penilaian Harian (PH), Penilaian Tengah Semester (PTS) dan Penilaian Akhir Semester (PAS) menggunakan google form.

"Sehingga tidak ada kontak langsung antara guru dan siswa, dan kami sudah menyediakan fasilitias wifi gratis untuk siswa di setiap kelas," jelasnya.

Terkait pelaksanaan swab, Risma mengatakan hal tersebut menjadi kewenangan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Singkawang.

Namun, dia menerangkan para guru di SMPN 3 Kota Singkawang sudah sepenuhnya menjalani vaksinasi.

Risma juga mengatakan, pihak sekolah selalu mengimbau orang tua untuk memantau kondisi kesehatan anak mereka. Apabila anak dalam kondisi kurang sehat, maka anak tersebut bisa belajar di rumah melalui daring.

"Dia (siswa,-red) tidak wajib datang ke sekolah, yang penting bisa mengikuti pembelajaran, secara online," jelasnya.

Sementara siswa yang berada di sekolah, pihaknya telah memastikan kepatuhan siswa untuk menerapkan protokol kesehatan demi menjaga kesehatan siswa. (*)

Penulis: Rizki Kurnia
Editor: Hamdan Darsani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved