Kades Tanjung Dambakan Wilayahnya Teraliri Listrik

"Waktu di PLN Bengkayang tahun 2018, sudah juga kita berbincang-bincang sampai masukan proposal tapi belum ada hasil juga," jelasnya.

Penulis: Zulfikri | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Kepala Desa Tanjung Kecamatan Teriak Kabupaten Bengkayang, Abuisius. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, BENGKAYANG - Desa Tanjung Kecamatan Teriak Kabupaten Bengkayang adalah salah satu desa di wilayah Kabupaten Bengkayang yang belum teraliri oleh jaringan listrik PLN hingga saat ini, Jumat 9 April 2021.

Kepala Desa Tanjung Abuisius mengatakan, bahwa sudah melakukan koordinasi dengan pihak PLN terkait penambahan jaringan listrik ke wilayahnya yang belum teraliri.

"Kami sudah jumpa dengan perwakilan pihak PLN Provinsi, sampai saat ini belum ada tanggapan dan titik terangnya," ujarnya kepada awak media.

Untuk pihak PLN di Kabupaten Bengkayang, Ia menyebut sudah melakukan audiensi dan melampirkan proposal pengadaan penambahan aliran listrik ke Desa Tanjung.

"Waktu di PLN Bengkayang tahun 2018, sudah juga kita berbincang-bincang sampai masukan proposal tapi belum ada hasil juga," jelasnya.

Baca juga: Pemkab Bengkayang Siap Wujudkan Seluruh Desa Tahun 2023 Teraliri Listrik

Abuisius berharap kepada pihak PLN, pengadaan jaringan listrik di daerahnya segera terealisasi karena masyarakat sangat-sangat menginginkan adanya listrik untuk menunjang kebutuhan sehari-hari.

"Harapan kami, listrik itu bisa terealisasilah di Desa kami karena memang sangat-sangat merindukan gitu listrik ini dan sampai saat ini belum ada titik terangnya," ungkap Abuisius.

Desa tanjung sebagaimana yang dikatakan Abuisius, jarak dari Desanya menuju Kabupaten Bengkayang sendiri tidak jauh. Ia menilai, adanya listrik ini sangat menunjang untuk pengangkatan status apakah desa tersebut menjadi desa berkembang atau desa maju yang menjadi indikator yakni adanya jaringan listrik.

"Kami juga tidak jauh (Desa Tanjung) dengan Kabupaten. Jadi, listrik itu menunjang desa itu bisa naik status menjadi desa berkembang atau desa maju itukan salah satu (indikator) listrik juga dan desa kami juga sampai sekarang masih desa tertinggal," pungkasnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved