KOMNAS Perempuan Kecewa Soal Ucapan Atta, dr Boyke Kasihani Aurel?
Aurel masih bisa berkarir lebih cemerlang, ketimbang jadi ibu rumah tangga biasa, yang cuma urus suami, Atta Halilintar dan anak-anaknya kelak.
Apalagi, dr Boyke menyebutkan risiko-risiko berbahaya yang akan dialami Aurel jika sampai melahirkan lebih dari 3 anak.
"Kalau mau punya banyak anak, ola kesehatan juga harus dijaga. Risiko melahirkan lebih dari 3 orang bisa terjadi pendarahan saat persalinan, hingga kelahiran bayi yang prematur," tutur dr Boyke.
Tak hanya itu, dr Boyke juga mengasihani Aurel.
Menurutnya, Aurel masih bisa berkarir lebih cemerlang, ketimbang jadi ibu rumah tangga biasa, yang cuma urus suami, Atta Halilintar dan anak-anaknya kelak.
Baca juga: HABISKAN Malam Pertama Bersama Aurel, Atta: Kram Bro, Ya Allah!
Baca juga: TERKUAK Harga Kalung Liontin Permata Souvernir Atta Aurel, Nilainya Fantastis!
Karena menurutnya, usia Atta Aurel masih muda, sehingga bisa fokus untuk berkarir lebih cemerlang.
"Kasihan juga kalau Aurel sampai punya banyak anak. Kan Aurel bukan sekedar ibu rumah tangga, dia juga punya karir, dia juga punya potensi mengembangkan bakatnya," ujar dr Boyke.
Meski begitu, Dokter Boyke tak melarang keinginan Atta yang ingin memiliki banyak anak.
Atta Halilintar disebutnya bisa mengangkat anak jika ingin memiliki banyak anak.
"Dia iya. Apalagi juga katanya, ada beberapa yang tanya ingin punya anak 15. 2 3, 12 nya anak asuh," ungkapnya.
Lain halnya dengan dr Boyke, Komnas Perempuan jauh lebih tegas mengecam Atta Halilintar.
Komisioner Komnas Peremuan, Siti Aminah, mengaku kecewa dan prihatin dengan ucapan Atta Halilintar yang kontroversial itu.
Menurutnya, pernikahan itu bukan sekedar ajang untuk memproduksi anak.
Karena, dengan mendesak Aurel untuk punya 15 anak saja, menurut Komnas Perempuan sudah termasuk melanggengkan ketidakadilan gender.
"Perempuan itu bukan pabrik anak," tegas Siti Aminah.
Baca juga: TEREKAM Teriakan Histeris Aurel Saat Malam Pertama, Atta :Ya Ampun!
Lebih lanjut, menurut Komnas Peremuan, wanita berhak menentukan kapan dan jumlah anak dalam keluarga setelah menikah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/komnas-perempuan-kecewa-soal-ucapan-atta-dr-boyke-kasihani-aurel.jpg)