Breaking News:

Bupati Muda Komit Percepat Normalisasi Parit di Kabupaten Kubu Raya

Mengingat daerah ini memiliki banyak anak sungai dan parit sehingga diperlukan penanganan yang cepat, tepat, terukur dan berdampak agar sirkulasinya l

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan saat melakukan peninjauan normalisasi parit di Desa Sungai Raya Dalam, Kabupaten Kubu Raya, pada beberapa waktu lalu. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBURAYA - Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan menyatakan komitmennya untuk dapat melakukan percepatan normalisasi pengerukan parit - parit yang berada di Kabupaten Kubu Raya.

Untuk itupula, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya mendatangkan ekskavator amfibi, guna melakukan pembersihan parit, pembangunan saluran air yang memadai, serta normalisasi. 

Mengingat daerah ini memiliki banyak anak sungai dan parit sehingga diperlukan penanganan yang cepat, tepat, terukur dan berdampak agar sirkulasinya lancar.

"Selama ini selalu direpotkan dengan waktu dan anggaran yang terbatas, sehingga membuat gulma-gulma dan rumput yang ada di sungai menghambat kelancaran arus air. Dan ini terjadi hampir di semua kecamatan, seperti di Sungai Raya, Sungai Kakap, Sungai Ambawang dan Kecamatan Rasau jaya termasuk juga di daerah lainnya,” ungkap Muda Mahendrawan, pada Kamis 8 Maret 2021.

Baca juga: Diskes Kubu Raya Lakukan Pengambilan Sampel Skrinning, Sasar Terminal Bus dengan Alat GeNose C19

Muda menuturkan, eksavator amfibi digunakan untuk membersihkan. Sehingga dapat melancarkan arus air yang selama ini terhambat akibat tumpukan lumpur di sungai dan parit. 

“Seperti di Brembang, Jeruju Besar dan arah menuju ke desa Sungai Kupah. Termasuk juga parit di Desa Sungai Rengas yang gulmanya menjalar sampai di tepi jalan,” tuturnya. 

Bupati itu menjelaskan, semua yang menghambat kelancaran arus air yang ada di sungai dan parit bisa dipercepat dengan menggunakan ekskavator amfibi ini. 

Maka dengan adanya ekskavator amfibi ini, ungkap Muda juga bisa digunakan untuk mengantisipasi karhutla, terutama dalam membuat sekat kanal sumber air.  

Dengan cara inipula, masyarakat maupun petugas pemadam akan mudah untuk mengakses air, jika karhutla. 

“Dengan langkah ini akan berdampak langsung yang nyata dan memudahkan cara kerja kita  yang efisien. Dengan waktu terbatas, kita bisa banyak melakukan pengerukan sungai dan parit,” ujarnya. 

Muda menyampaikan, untuk tahap pertama, pihaknya berupaya melakukan pembersihan sungai yang ada di Kecamatan Sungai Raya, yang tergolong memiliki jumlah penduduk yang padat dan sering terjadi genangan air, seperti sungai dan parit yang ada di Desa Sungai Raya Dalam, Sungai Seribu, Parit di Asrama Brimob, Parit Baru, Parit Tengkorak, Gertak Kuning, Parit Keramat, Parit Jepang di desa Kuala Dua.  

“Semoga dengan adanya alat ini kita bisa melakukannya dengan maksimal dan bisa memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat,” pungkasnya. (*)

Penulis: Muzammilul Abrori
Editor: Hamdan Darsani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved