SMP Negeri 1 Bengkayang Terapkan Prokes Ketat Semasa Ujian Sekolah
Emiliana mengatakan, proses pelaksanaan ujian sekolah tetap dilaksanakan oleh pihak sekolah dengan menyesuaikan kondisi saat ini tetap menerapkan prot
Penulis: Zulfikri | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, BENGKAYANG - Kepala sekolah SMPN 1 Bengkayang Emiliana mengungkapkan, pelaksanaan ujian sekolah sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, akibat dari pandemi Covid-19 yang masih terjadi, Rabu 7 April 2021.
Emiliana mengatakan, proses pelaksanaan ujian sekolah tetap dilaksanakan oleh pihak sekolah dengan menyesuaikan kondisi saat ini tetap menerapkan protokol kesehatan serta ujian sekolah menyesuaikan dengan ujian nasional.
Sebelum pandemi, satu kelas memiliki 20 siswa yang melaksanakan kegiatan belajar mengajar seperti biasanya. Pandemi Covid-19 mulai terjadi, sekarang pihak sekolah memberikan batas jumlah siswa hadir di kelas, karena untuk menerapkan protokol kesehatan yakni menjaga jarak dan lain sebagainya.
Baca juga: Ujian Sekolah Tatap Muka, Kepsek SMP Negeri 1 Bengkayang Sebut Sejauh ini Berjalan Lancar
"Dulu satu ruang kelas 20 orang siswa, namun sekarang kita batasi karena menjaga jarak menjadi 16 siswa, kami bagi menjadi 10 kelas (kelas 9) dengan setiap ruangnya dua pengawas," terang Emiliana.
Ia berharap, pelaksanaan Ujian Sekolah di SMP Negeri 1 Bengkayang berjalan dengan aman dan lancar serta sesuai harapan dari pihak sekolah maupun orang tua murid tanpa kendala apapun. Tidak lupa, pihak sekolah menerapkan protokol kesehatan Covid-19 agar menjadikan suasana aman dan tenang siswa dalam melaksanaaan ujian dan terhindar dari penyebaran pandemi Covid-19.
"Semoga lancar sampai selesai dan untuk sekolah lain dapat melaksanakan dengan baik juga," pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/kepala-sekolah-smp-negeri-1-bengkayang-emiliana245555555555.jpg)