Konferensi MWCNU Kembayan, Tugas NU Menjaga dan Merawat NKRI dari Oknum
Karena dari dulu Oknum-oknum yang tidak mencintai Indonesia itu akan selalu berlomba-lomba untuk memusuhi NU dan menghancurkan NU.
Citizen Reporter
PCNU Sanggau
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sanggau menggelar Konferensi Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU). Kegiatan berlangsung di Aula Desa Tunggal Bhakti, Kecamatan Kembayan Kabupaten Sanggau, Kalbar, Kemarin.
Kegiatan konferensi tersebut dibuka Ketua PCNU Kabupaten Sanggau H Toyib Saefuddin Al-Ayubi. Kegiatan itu juga menerapkan protokol kesehatan yang telah ditetapkan Pemerintah.
Hadir juga Bendahara PCNU M Mansur Salim, Kepala KUA Kecamatan Kembayan H. Eko Setyo Nugroho, Kepala Desa Tunggal Bhakti, Kecamatan Kembayan Wiji, Wakasat Banser Provinsi Kalimantan Barat Yogi, beserta jajaran pengurus Ranting Desa Tunggal Bhakti dan Desa Kelompu, Kecamatan Kembayan.
Dalam sambutanya, Ketua PCNU Kabupaten Sanggau H Toyib Saefuddin Al Ayubi mengingatkan kepada seluruh pengurus NU di Kabupaten Sanggau khususnya di Kembayan agar mau berjuang bersama-sama untuk mengurus, menjaga, dan melindungi NU dari oknum-oknum yang ingin menghancurkan Indonesia.
Baca juga: Kabag Ops Polres Sanggau Sebut Misa Jumat Agung di Kabupaten Sanggau Berlangsung Aman dan Kondusif
"Karena dari dulu Oknum-oknum yang tidak mencintai Indonesia itu akan selalu berlomba-lomba untuk memusuhi NU dan menghancurkan NU. Jadi mereka-mereka yang membenci dan memusuhi NU itu tujuannya adalah ingin mengubah Dasar Negara kita yang berdasarkan Pancasila menjadi paham lain yang bertentangan dengan Pancasila,"katanya melalui rilisnya, Minggu 4 April 2021.
Dikatakanya, Tugas NU adalah menjaga dan merawat NKRI dari Oknum-oknum yang ingin merusak persatuan dan kesatuan NKRI. Toyib juga berpesan kepada seluruh masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan untuk menjaga diri dan orang lain dari ancaman Covid-19.
"Termasuk dalam kegiatan ini, tetap harus kita jalankan sesuai anjuran pemerintah karena anjuran ini untuk keselamatan kita,"ujarnya.
Dikatakanya, Terkait Konferensi MWCNU Kembayan, merupakan agenda lima tahunan dan merupakan kewajiban bagi setiap pengurus untuk mempertanggungjawabkan kinerja nya selama lima tahun yang sudah dijalani.
"Pergantian dalam struktur sebuah organisasi itu biasa. Yang terpenting orang-orang yang bersedia menjadi pengurus NU mau dan sungguh-sungguh berkhimad untuk kemaslahatan umat, bangsa dan negara,"tuturnya.
Sementara itu, Kepala Desa Tunggal Bhakti Kecamatan Kembayan, Wiji berharap agar pengurus NU Khususnya di Desa Tunggal Bhakti ini betul-betul mampu menjalankan fungsinya dan dapat menyusun program kerja yang dapat menyentuh masyarakat luas dan jangan hanya sebagai pelengkap.
"Kalau pun ada kekurangan maka kita harus saling melengkapi, Karena tidak mungkin suatu organisasi itu berjalan mulus-mulus saja. Pasti ada beberapa hambatan, oleh karenanya baik pengurus Desa maupun pengurus NU yang ada di Desa Tunggal Bhakti ini harus saling melengkapi,"tegasnya.
"Maka dari itu Saya mengharapkan untuk para pengurus NU Khususnya di Desa Tunggal Bhakti ini mengagendakan secara khusus program pembangunan umat ini. Karena kita sudah memiliki fasilitas dan sarana-sarana secara permanen,"tambahnya.
Lanjutnya, Jadi kita tinggal fokus ke beberapa program. Salah satunya untuk pembinaan pembangunan umat dan kemudian kalau mungkin, sama-sama kita sepakat kita ingin membangun ekonomi kita melalui wadah Organisasi NU ini. "Ini yang perlu kedepan kita pikirkan sama,"tegasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/pcnu-kabupaten-sanggau-04411.jpg)