Citizen Reporter
Kedua Kalinya Uskup Agung Pontianak Mgr Agustinus Agus Dapatkan Anugrah Award untuk Leadership
Uskup Agung Pontianak, Mgr Agustinus Agus untuk kedua kalinya dapatkan Anugrah Award. Uskup Agung Pontianak, Mgr Agustinus Agus memperoleh penganugrah

Citizen Reporter
Komisi Sosial Keuskupan Agung Pontianak Samuel
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Uskup Agung Pontianak, Mgr Agustinus Agus untuk kedua kalinya dapatkan Anugrah Award.
Belum lama ini, tepat pada Jumat 26 Februari 2021 di Hotel Mercure Gatot Subroto – Jakarta Mgr Agustinus Agus mendapat penghargaan dari Indonesia Award Center yang telah memberikan penganugerahan "Inspiring Professional Award 2021".
Penganugrahan Award pertama, panitia mengaku bahwa Mgr Agus adalah sosok yang inspiratif sekaligus tokoh agama yang mengayomi masyarakat tanpa pandang latar belakang untuk itu beliau pantas dan layak dianugrahkan "Inspiring Professional Award 2021".
Selang satu bulan, tepat pada Jumat 26 Maret 2021 untuk ke dua kalinya Uskup Agung Pontianak, Mgr Agustinus Agus memperoleh penganugrahan “Quality Professional & Leadership, Innovation Awards 2021”.
Acara di laksanakan pada hari Jumat Tanggal 26 Maret 2021 di Swiss-Belhotel Tuban Bali.
Baca juga: Uskup Agung Pontianak Mgr Agustinus Agus Ungkapkan Rendah Hati Harus Ditunjukkan dengan Perbuatan
Acara penyerahan cinderamata untuk Mgr Agustinus Agus diwakili oleh Panitia karena berhubung Uskup Agung Pontianak memiliki agenda lain yang sudah terjadual.
Acara penganugrahan Award diselenggarakan oleh PT STAR MEDIA PRATAMA, hadir dalam acara tersebut M Anggoro Gadman, SE., MM sebagai Ketua Penyelenggara bersama panitia dan 30 peserta dari berbagai perwakilan daerah lainnya yang juga mendapatkan Award pada malam itu.
Cinderamata sudah Mgr Agustinus Agus terima pada Selasa 30 Maret 2021 di JL. Ir H Juanda, 86-88, Pontianak, Darat Sekip, Pontianak Kota, Pontianak Keuskupan Agung Pontianak.
Sebagai Tim Pelaksana Star Media, Dewi Yunita mengaku selama ini melihat aktivitas Uskup Agung Pontianak, Mgr Agustinus Agus yang sering muncul di berbagai media massa dan ia mengatakan Mgr Agustinus Agus adalah salah satu orang yang berpengaruh dalam banyak hal bukan hanya untuk kelompok lokal tetapi Indonesia juga.
“Kami memilih Uskup Agung Pontianak, Mgr Agustinus Agus karena gaya kepemimpinan beliau sangat menarik dan sangat simpatik untuk masyarakat yang ada di setempat bahkan untuk seluruh Indonesia,” kata Dewi.
Sebagai tim pelaksana panitia memberikan Award kepada Uskup Agung Pontianak, Mgr Agustinus Agus karena seorang tokoh agama sekaligus tokoh masyarakat yang mempunyai daya tarik tersendiri apa lagi terlebih khusus Mgr Agus sering melakukan pelayanan-pelayanan kepada masyarakat pedalaman di tengah jabatannya sebagai Uskup Agung Pontianak.
“Kalau tidak salah, beliau saat ini juga sedang memiliki progres untuk membangun Universitas Santo Agustinus Hippo dalam misi pendidikannya di Kalimantan, lebih khusus Kalimantan Barat,” ujarnya.
Dewi mendoakan agar usaha Mgr Agus tetap berjalan lancar dan diberkati oleh Tuhan.
Baca juga: Uskup Agung Pontianak Kecam Pelaku Teror Bom di Makassar
Bekerja Bukan untuk Suatu Sertifikat
Sebagai Uskup Agung Pontianak, Mgr Agustinus Agus mengucapkan banyak terima Kasih, karena ia juga tidak tahu apakah ia sungguh layak dapat anugrah semacam ini.
Karena baginya, bekerja bukan untuk suatu sertifikat dan bukan untuk suatu anugrah. Tapi yang ia hayati sebagai tokoh agama, mereka dipanggil bukan untuk menjadi pejabat tetapi dipanggil untuk melayani, Kamis 1 April 2021 pagi.
“Dalam Gereja Katolik, seorang Uskup bukanlah jabatan struktural atau status tapi untuk pelayanan. Jadi semakin tinggi jabatan, seharusnya semakin banyak melayani,” katanya dalam wawancara bersama Komisi Komunikasi Keuskupan Agung Pontianak.
Mgr Agustinus Agus mengungkapkan agar melayani semakin lebih efektif maka melayani haruslah dimulai dengan rendah hati.
Artinya gaya kepemimpinan haruslah rendah hati.
Tidak pandang bulu, bahkan dengan masyarakat paling sederhana pun harus dilayani sama seperti melayani seorang pejabat.
“Apalagi sebagai tokoh agama. Tentu tokoh agama tidak bisa main kuasa,” ucap Uskup.
Jadi baginya seorang pemimpin selain bisa bicara, harus lah diimbangi dengan keteladana dan contoh-contoh konkret.
Menurutnya tidak zamannya lagi manusia hanya buat pernyataan yang sekedar bagus, melainkan haruslah ditunjukkan dan dilakukan.
Uskup Agung Pontianak, Mgr Agustinus Agus mengungkapkan gaya kepemimpinan yang ia yakini harus pandai bergaul dengan siapapun.
Entah itu orang desa, orang kota, pejabat dan kaum intelektual.
“Apapun itu dan akhirnya kepribadian seseorang itulah yang menentukan berhasil atau tidak sebagai pemimpin,” imbuhnya.
Kepribadian yang ia dimaksud disini mencangkup gestur tubuh, tingkah laku, sikap, keteladanan dan tutur kata.
Oleh sebab itu gaya kepemimpinan hendaknya dapat dirasakan secara menyeluruh karena itulah yang menjelaskan keberadaan manusia dalam hal ini yakni gaya kepemimpinan.
Bahkan kalau tutur kata baik pun jika tingkah laku tak elok, maka tidak ada gunanya.
“Namun tutur kata yang sederhana pun akan punya pengaruh besar jika diimbangi oleh gestur tubuh, sikap baik dan teladan hidup,” ujarnya.
Baca juga: Uskup Agung Pontianak Mgr Agustinus Nostalgia di Paroki St Petrus dan Paulus Sekadau
Uskup Agung Pontianak, Mgr Agustinus Agus berterima kasih kepada Panitia penyelenggara karena sudah memilih nya untuk mendapat “Quality Professional & Leadership, Innovation Awards 2021”.
Mgr Agus mengatakan di lain sisi penghargaan seperti ini tentu memacu nya untuk bekerja lebih, dengan tetap menjadi diri sendiri dan jika ada hal baik dari orang lain tentulah bisa menjadi pelajaran untuk menutup kelemahan yang ia miliki. (*)