Breaking News

Kapolres Sintang Perintahkan Perketat Penjagaan Makopolres dan Rumah Ibadah

Kejadian yang baru-baru ini terjadi memang menjadi kekhwatiran bersama tapi untuk masyarakat luas kami harap tetap tenang

Penulis: Agus Pujianto | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa
Jajaran Polres Sintang, meningkatkan kewaspadaan pasca kejadian bom bunuh diri di gereja makasar, hingga aksi teror di Mabes Polri. Kapolres Sintang, AKBP Ventie Bernard Musak memerintahkan kepada anggota yang melaksanakan patroli untuk terus meningkatkan kewaspadaan baik itu di sekitar mako maupun personil yang bertugas di lapangan dalam pengamanan rumah-rumah ibadah. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Jajaran Polres Sintang, meningkatkan kewaspadaan pasca kejadian bom bunuh diri di gereja makasar, hingga aksi teror di Mabes Polri.

Kapolres Sintang, AKBP Ventie Bernard Musak memerintahkan kepada anggota yang melaksanakan patroli untuk terus meningkatkan kewaspadaan baik itu di sekitar mako maupun personil yang bertugas di lapangan dalam pengamanan rumah-rumah ibadah.

“Kita jangan underestimate sekalipun kejadian ini tidak terjadi di Kabupaten Sintang, hal ini tetap membuat kita harus tetap menjaga kewaspadaan karena aksi terorisme seperti ini bisa terjadi di mana saja. Maka saya ingatkan agar pengamanan baik di mako ataupun rumah-rumah ibadah semakin diperketat," tegas Kapolres, Jumat 2 April 2021.

Menurut Kapolres, kejadian yang baru-baru ini sempat menjadi kekhwatiran masyarakat luas.

Baca juga: Kerahkan 1.627 Kader Sukseskan Pendataan Keluarga di Sintang

Namun, Kapolres mengimbau masyarakat Kabupaten Sintang untuk tetap tenang dan beraktivitas seperti biasa.

“Kejadian yang baru-baru ini terjadi memang menjadi kekhwatiran bersama tapi untuk masyarakat luas kami harap tetap tenang dan lakukan aktifitas seperti biasa dengan tetap mengedepankan Protokol Kesehatan," imbaunya.

Kapolres Sintang juga mengingatkan terkait penanganan Wabah Covid-19 khususnya perkembangan beberapa pekan terakhir yang dianggap sangat menghawatirkan mengingat lonjakan kasus Covid-19 yang terus meningkat.

“Di Kabupaten Sintang dari hasil rapat bersama instansi terkait, kasus Covid-19 sendiri di Kabupaten Sintang mengalami lonjakan yang cukup serius dan dikhawatirkan kasus ini akan terus mengalami peningkatan,” Jelas Ventie.

Hal ini terjadi tak luput dari banyaknya warga yang masih kurang akan kesadaran dalam mematuhi Protokol Kesehatan Covid-19, di mana pada malam hari masih cukup banyak warga yang ditemui sedang nongkrong di tempat hiburan tanpa mematuhi adanya Protokol Kesehatan.

“Dalam Protokol Kesehatan ini masih banyak kami temui warga yang belum patuh, adapun setelah diberi sanksi hal ini lantas tak banyak memberi efek jera karena masih saja ditemui warga yang belum patuh,” Ujarnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved