Breaking News:

Martin Kenalkan Madu Kelulut Asal Ketapang ke Kementerian Lingkungan Hidup di Jakarta

Untuk produk madunya sendiri ada dua contoh yang kita perkenalkan, yang pertama madu kelulut dari daerah pesisir dan daerah perhuluan

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa
Bupati Ketapang Martin Rantan saat bertukar cinderamata di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan di Jakarta. Foto istimewa 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Bupati Ketapang Martin Rantan melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI di Jakarta, Selasa 23 Maret 2021.

Bersama rombongan, Martin sapaannya berkoordinasi terkait pembangunan food estate dengan KLHK.

Disela-sela kegiatan, Martin menyempatkan untuk memperkenalkan sekaligus menyerahkan produk unggulan madu kelulut khas ketapang kepada Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan dr. Alue Dohong.

Kepala Bagian Perekonomian dan Pembangunan Setda Ketapang, Devy harindra mengatakan produk unggulan madu kelulut yang diperkenalkan Bupati ke Wakil Menteri saat di Jakarta merupakan pengembangan budidaya kelulut hasil dari petani milenial.

Baca juga: Pemkab Ketapang Ikuti Dialog Publik Percepatan Pemanfaatan Satu Data

"Untuk produk madunya sendiri ada dua contoh yang kita perkenalkan, yang pertama madu kelulut dari daerah pesisir dan daerah perhuluan," kata Devy, Jumat 26 Maret 2021.

Selain menjadi produk unggulan untuk khasiat kesehatan, menurut Devy, dengan adanya budidaya kelulut dari hasil petani-petani muda (milenial) di Kabupaten Ketapang ini menjadikan nilai perekonomian yang menjanjikan.

"Karena penyampaian dari Bupati kita bahwa dalam perencanaan pembangunan food estate, nanti ada produk ugulan lokal dari bidang pangan, holtikutira peternakan dan bidang perikanan. Termasuk salah satunya budidaya kelulut ini untuk meningkatkan ketahanan pangan baik itu secara lokal, maupun secara nasional, serta untuk meningkatkan PAD," jelasnya.

Sementara itu, satu diantara Pemuda Petani Kelulut, Yulius Tomi yang berasal dari Kecamatan Tumbang Titi, mengaku dengan telah diperkenalkan hasil budidaya madu kelulut oleh Bupati ke KLHK dirinya berharap usaha yang telah digelutinya 3 tahun belakangan ini dapat berkembang pesat dan mendapat dukungan dari semua pihak.

"jika ada yang berminat untuk belajar membudidayakan madu kelulut ini, terus terang saya bersedia berbagi ilmu," pungkasnya. (*)

Penulis: Nur Imam Satria
Editor: Try Juliansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved