INFO Lengkap Seleksi CPNS dan PPPK April 2021 - Formasi Paling Banyak Dicari Lengkap Rinciannya
Jabatan dengan alokasi terbanyak tahun ini untuk pemerintah pusat yaitu Dosen, Penjaga Tahanan, Penyuluh KB, Analis Perkara Peradilan, dan Pemeriksa.
Penulis: Rizky Zulham | Editor: Rizky Zulham
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Pemerintah memastikan membuka rekrutmen CPNS dan PPPK Tahun 2021.
Seleksi pembukaan pendaftaran CPNS dimulai bulan depan April 2021.
Formasi Guru merupakan lowongan yang paling banyak diterima tahun ini.
Bagi kalian yang berminat untuk menjadi abdi negara seleksi CPNS 2021 dimulai sejak Arpil 2021 ini.
Kepastian itu terungkap dalam dalam rapat kerja Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi dengan Komisi II DPR RI, Rabu 24 Maret 2021.
Menurut Tjahjo, jabatan dengan alokasi terbanyak tahun ini untuk pemerintah pusat yaitu Dosen, Penjaga Tahanan, Penyuluh KB, Analis Perkara Peradilan, dan Pemeriksa.
"Sedangkan pemerintah provinsi untuk jabatan Guru terbanyak adalah Guru BK, Guru TIK, dan Guru Matematika. Untuk jabatan Tenaga Kesehatan adalah Perawat, Dokter, dan Asisten Apoteker. Sedangkan untuk jabatan Teknis seperti Pranata Komputer, Polisi Kehutanan, dan Pengawas Benih Tanaman," ujarnya kepada Kompas.com, Kamis 25 Maret 2021.
Baca juga: UPDATE Jadwal Rekrutmen CPNS 2021 Terbaru, Rincian Lengkap Jumlah Formasi dan Tanggal Seleksi
Sementara, pemerintah kabupaten/kota untuk jabatan dengan alokasi terbanyak adalah Guru. Seperti Guru Kelas, Guru Penjasorkes, dan Guru BK. Begitu pula kebutuhan Tenaga Kesehatan seperti Perawat, Bidan, dan Dokter. Pemkab/pemkot juga membuka lowongan untuk posisi Teknis seperti Penyuluh Pertanian, Auditor, dan Pengelola Pengadaan Barang/Jasa.
Ia menjelaskan, Kementerian PANRB juga sudah menyusun jadwal seleksi CASN 2021 yang sifatnya masih tentatif. Jadwal tentatif ini akan dilaksanakan mulai Maret 2021 hingga Januari 2022.
"Jadwal akan dimulai dengan seleksi untuk Sekolah Kedinasan, kemudian dilanjutkan dengan seleksi untuk guru PPPK, maupun seleksi untuk CPNS maupun PPPK non guru. Jadwal pelaksanaan ini akan ditindaklanjuti secara detail oleh BKN," kata dia.
Tjahjo juga menyebutkan bahwa jumlah PNS saat ini mencapai 4,16 juta pegawai. Dengan komposisi Struktural sebanyak 456.372 (11%), Teknis dan Kesehatan sebanyak 585.938 (14%), Guru dan Dosen sebanyak 1.494.004 (36%), serta Pelaksana (administrasi) sebanyak 1.630.804 (39%).
Dalam rapat tersebut, Menpan RB Tjahjo Kumolo menyatakan, jumlah kebutuhan aparatur sipil negara (ASN) pada tahun 2021 sebanyak 1.275.387 orang.
"Total kebutuhan ASN tahun 2021 dengan anggaran yang memang terbatas sudah dipersiapkan dengan baik oleh Ibu Menteri Keuangan dengan instansi di pemerintah pusat itu hanya 1.275.387," kata Tjahjo.
Baca juga: Cara Ganti Kartu ATM Bank Mandiri, BCA, BNI dan BRI - Pemblokiran Massal Dimulai 1 April 2021
Dari angka tersebut kebutuhan ASN terdiri dari:
- Instansi pemerintah pusat sebanyak 83.669 orang
- Instansi di daerah sebanyak 1.191.718 orang.
Selanjutnya, untuk ASN di daerah, Tjahjo memerinci yaitu:
- Guru pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) sebanyak 1.002.616 orang
- PPPK non-guru sebanyak 70.008 orang
- Calon pegawai negeri sipil (CPNS) sebanyak 119.094 orang.
Namun menskipun jumlah ASN yang dibutuhkan lebih dari satu juta orang, untuk rencana penetapannya, Tjahjo menyebut jumlahnya hanya 741.551 ASN.
Terdiri dari 69.684 untuk pemerintah pusat dan 671.867 untuk pemda.
Rencana penetapan ini merupakan formasi yang diajukan oleh kementerian/lembaga, pemda, atau instansi pemerintahan lainnya.
"Untuk jumlah rencana penetapan untuk pemerintah pusat sebanyak 69.684 dengan rincian 61.129 untuk 56 kementerian/lembaga dan 8.555 untuk 8 sekolah kedinasan," ujar Tjahjo.
Penetapan 671.867 ASN untuk pemerintah daerah terdiri dari:
- Guru PPPK 565.633 orang
- PPPK non-guru 21.517 orang
- CPNS sebanyak 84.663 orang.
"Dengan rincian 144.096 untuk 34 pemerintah provinsi dan 527.771 untuk 492 pemerintah kabupaten dan pemerintah kota," kata Tjahjo.
Ia mengatakan, kebutuhan ASN di atas diperoleh dari usulan yang disampaikan oleh 588 instansi dengan rincian 539 instansi telah mengusulkan dengan dokumen lengkap.
Lalu, 49 instansi sudah mengusulkan dan sedang dalam proses melengkapi dokumen, serta 32 instansi yang tidak mengusulkan kebutuhan ASN.
Baca juga: LENGKAP Info Seputar Penerimaan CPNS 2021 - Cek Besaran Gaji Terbaru PNS dan PPPK
Jadwal CPNS 2021
Menurut Tjahjo, total kebutuhan CPNS dan Pegawai pemerintah dengan perjanjian Kerja (PPPK) akan diputuskan pada akhir Maret 2021, termasuk jadwal pelaksanan pembukaan CPNS 2021.
"Pada prinsipnya kami akan memutuskan akhir Maret ini berapa yang fix, baik untuk Kementerian, Lembaga maupun di daerah," ujar Tjahjo Dalam melakukan seleksi calon ASN, BKN mendapat infrastruktur sistem seleksi yang auditnya dilakukan oleh Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).
Sementara itu, sistem keamanan IT dibantu oleh Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).
Adapun jadwal rencana pelaksanaan seleksi CPNS 2021, yaitu:
Pendaftaran
Sekolah pendidikan kedinasan: April 2021
PPPK guru: Mei-Juni 2021
CPNS dan PPPK non-guru: Mei-Juni 2021
Pelaksanaan seleksi
- Sekolah pendidikan kedinasan: SKD Mei 2021, adapun seleksi lanjutan dijadwalkan masing-masing instans
- PPPK guru:
Tahap 1: Agustus 2021
Tahap 2: Oktober 2021
Tahap 3: Desember 2021
- CPNS dan PPPK non-guru: Juli-Oktober 2021.
Pengumuman, pemberkasan dan penetapan NIP
PPPK guru:
Tahap 1: Agustus-September 2021
Tahap 2: Oktober-November 2021
Tahap 3: Desember 2021 - Januari 2022
- CPNS dan PPPK non-guru: November 2021 - Januari 2022
Adapun untuk titik lokasi seleksi sekolah pendidikan kedinasan, CPNS dan PPPK non-guru dilaksankan di:
- BKN pusat
- Kanreg
- UPT BKN
- Titik lokasi mandiri
- Cost Sharing (khusus CPNS dan PPPK non-guru)
Sementara titik lokasi golongan lainnya tergantung sebaran peserta seleksi.
(*)