Breaking News:

Program CSR Menjaga Ketahanan Pangan, CMI Berikan Bantuan Demplot Sekolah Tani

Kelompok Tani (Poktan) Muara Jaya yang beranggotakan 12 orang saat ini mengelola berbagai jenis tanaman sayuran diantaranya kangkung, gambas, labu air

Penulis: Nur Imam Satria
Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Hasil dari Kebun Sayur yang Dikelola Kelompok Tani Binaan CMI melalui program CSR Ketahanan Pangan. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - PT Cita Mineral Investindo, Tbk atau CMI, sejak awal tahun 2020 telah memberikan bantuan kepada Kelompok Tani (Poktan) Muara Jaya yang berada di Desa Muara Jekak, Kecamatan Sandai berupa benih tanaman, pupuk, plastik mulsa, obat-obatan hama, berbagai peralatan pertanian serta pendampingan untuk mengelola berbagai jenis tanaman sayuran demi menjaga ketahanan pangan.

Kelompok Tani (Poktan) Muara Jaya yang beranggotakan 12 orang saat ini mengelola berbagai jenis tanaman sayuran diantaranya kangkung, gambas, labu air, cabai, terong, kacang panjang dan lain sebagainya.

Poktan ini juga sudah melakukan dua kali panen besar dari sejak dibentuk hingga tahun 2021 ini.

Baca juga: Puluhan Calon Jemaah Haji Lansia Asal Ketapang Laksanakan Vaksinasi Covid-19 di Rumah Sakit

Ketersediaan pangan di Kecamatan Sandai sendiri masih dipenuhi dari luar daerah seperti Ketapang atau Pontianak, padahal wilayah berkebun di Kecamatan Sandai masih tergolong luas.

Namun berkebun sayur bukan salah satu kegiatan yang diminati oleh sebagian besar masyarakat. Proses yang cukup memakan waktu dari pembibitan hingga mencapai tahap pemasaran, membuat sebagian besar masyarakat lebih memilih untuk berkebun sawit dibanding berladang sayur.

Satu diantara anggota Kelompok Tani Muara Jaya, Tata mengatakan adanya bantuan dari CMI mengangkat kembali motivasi para petani sayur Kecamatan Sandai terutama di Desa Muara Jekak.

Menurutnya Kecamatan Sandai merupakan Kecamatan yang cukup padat penduduk dan kebutuhan pangan di era pandemi ini mempengaruhi para petani lokal yang kalah bersaing harga dengan petani dari luar daerah.

"Modal besar yang dikeluarkan oleh petani mengakibatkan harga penjualan yang cukup tinggi sehingga tawaran yang diberikan kepada pasar kalah dengan dengan petani yang berada di luar daerah," kata Tata.

Bantuan yang telah diberikan kepada Kelompok Tani merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) CMI yang berkonsentrasi terhadap pengembangan pangan hingga akhirnya menjadikan para anggota Poktan menjadi mandiri secara ekonomi di Kecamatan Sandai.

Ke depannya Poktan ini diharapkan dapat berkembang dan menjadi percontohan yang baik untuk pelajar maupun masyarakat umum di Kecamatan Sandai dan sekitarnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved