19 Pelintas Di PLBN Aruk Dinyatakan Negatif Covid-19

Setelah menunggu kurang lebih 5 hari kata dr Fatah, saat ini kurang lebih 19 hasil swab sudah keluar dan hasilnya di nyatakan negatif.

Penulis: Muhammad Luthfi | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Wawan
Puluhan pelintas dan Pekerja Migran Indonesia (PMI) saat di pindahkan dari lokasi karantina di PLBN Aruk, ke gedung Diklat BKD Kabupaten Sambas, Rabu 24 Maret 2021 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas, yang juga juru bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Sambas, dr Fatah Maryunani sampai dengan sore kemarin terdapat 246 Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang melintas di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Aruk, Rabu 24 Maret 2021.

Kata dia, dari 246 orang itu mereka ada yang sudah menjalani masa karantina sejak Sabtu kemarin, sejak dimulainya pelaksanaan karantina bagi PMI yang masuk melalui perbatasan RI-Malaysia, khususnya di Kalimantan Barat.

"Sekarang ada 246 orang, mereka belum di perbolehkan menuju daerah tujuannya karena masih menunggu hasil swab keluar," ujar dr Fatah.

Setelah menunggu kurang lebih 5 hari kata dr Fatah, saat ini kurang lebih 19 hasil swab sudah keluar dan hasilnya di nyatakan negatif.

Baca juga: 135 Orang Pelintas di PLBN Aruk Dikarantina, Satgas Covid-19 Sambas Siapkan 3 Lokasi Karantina

"Pagi ini sudah ada 19 hasil swab yang keluar, dan dinyatakan negatif," ungkapnya.

Ungkap dr Fatah, nantinya setelah menerima hasil swab makan pelintas ini akan diperbolehkan pulang untuk melanjutkan perjalanannya menuju tujuannya masing-masing.

"Untuk yang 19 orang negatif, hari ini sudah di perbolehkan pulang dari karantina," tutupnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved