Breaking News:

Bupati Karolin Buka Musrenbang RKPD Kabupaten Landak

Bupati Landak memaparkan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu tahapan dalam menyusun rencana pembangunan di tahun yang akan datang terlebih untuk p

Penulis: Alfon Pardosi | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Bupati Landak Karolin Margret Natasa saat acara Musrenbang RKPD 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, LANDAK - Untuk menyusun Rencana Kerja Pemerintah (RKPD) Kabupaten Landak pada tahun 2022, Pemerintah Kabupaten Landak menggelar kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Landak secara virtual pada Selasa 23 Maret 2021.

Hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur Kalimantan Barat, Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat Dapil Kabupaten Landak, Ketua dan Wakil Ketua beserta Anggota DPRD Landak, Forkopimda Kabupaten Landak, Sekda Landak, Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, Kepala OPD dilingkungan Pemerintah Kabupaten Landak.

Dalam sambutannya, Bupati Landak memaparkan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu tahapan dalam menyusun rencana pembangunan di tahun yang akan datang terlebih untuk pelayanan bagi masyarakat Kabupaten Landak.

Baca juga: Bupati Karolin Perjuangkan Nasib PPPK dan GTK Honorer di Kabupaten Landak

"Semua rangkaian kegiatan yang kita lakukan ini sebelumnya sudah kita laksanakan pada tanggal 15-16 Maret yang lalu hingga pada acara Musrenbang tingkat kabupaten hari ini adalah upaya kita untuk menyusun perencanaan pembangunan yang lebih baik guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat," ucap Bupati Landak.

Lebih lanjut Bupati Landak juga mengatakan bahwa Musrenbang ini sangat penting karena merupakan faktor penentu keberhasilan pembangunan di Kabupaten Landak.

"Kegiatan Musrenbang kali ini sangat penting dan mempunyai arti yang sangat strategis karena merupakan salah satu faktor yang sangat menentukan keberhasilan pencapaian tujuan pembangunan. Kemudian hal ini juga merupakan tahapan proses perencanan pembangunan terintegrasi baik dari pusat, provinsi dan kabupaten," ujar Karolin.

Bupati Karolin juga menyampaikan 10 issue faktual yang menjadi perhatian utama guna menyusun program yang dianggap mampu menjawab permasalahan dan tantangan yang ada.

Pada kesempatan itu karol juga memaparkan 10 issue faktual yang menjadi perhatian kita bersama diantaranya penguatan tata kelola pemerintahan dalam upaya percepatan reformasi birokrasi, peningkatan pembangunan sarana prasarana fasilitas umum,

penguatan pelayanan kesehatan dan pendidikan, penguatan ketahanan pangan, pengembangan industri daerah, optimalisasi pemberdayaan dan kesiapan masyarakat daerah dalam persaingan ekonomi, meningkatkan stabilitas keamanan,

optimalisasi pengelolaan sumber daya alam yang ramah lingkungan, percepatan pembangunan dan memaksimalkan potensi yang ada di desa dan yang terakhir penanangan Pandemi Covid-19. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved