Murah dan Efektif, Menko Airlangga Apresiasi Pendeteksi Covid 19 GeNose
Alat ini telah menjalani uji klinis di 10 rumah sakit di Indonesia dan telah memperoleh izin edar dari Kementerian Kesehatan
Penulis: Chris Hamonangan Pery Pardede | Editor: Try Juliansyah
Begitu pula dengan tempat seperti stasiun dan bandara yang membutuhkan mobilitas tinggi.
Baca juga: Airlangga Hartarto Diminta Ormas MKGR Maju Capres 2024
“Screening harian ini dengan GeNose tentu akan lebih praktis. Kemarin PT KAI sudah menetapkan harga untuk screening ini hanya 30 ribu rupiah dan ini relatif yang termurah dibandingkan screening yang lain,” ungkap Airlangga.
Sektor industri juga diharapkan membeli GeNose sehingga mereka dapat melakukan screening awal terhadap karyawannya.
Pabrik-pabrik yang ada di Tanah Air diperkirakan membutuhkan lima hingga sepuluh alat ini agar bisa melakukan screening awal secara cepat.
Selain itu Airlangga juga berharap produksi GeNose ini bisa ditingkatkan.
Saat ini kemampuan produksi alat ini memang baru sekitar 3000 alat per bulan.
Padahal permintaan sudah mencapai 20 ribu. Ke depan diharapkan bisa terus ditingkatkan untuk mencapai 10-15 ribu produksi pada bulan Juli nanti.
Sebagai promotor UGM diharapkan bisa mereplikasi manufaktur yang ada.
Baca juga: MKGR Kalbar Tegaskan Dukung Penuh Airlangga Hartarto Nyapres dan Siap Sosialisasikan ke Masyarakat
Terdapat tantangan yakni permintaan yang banyak sehingga produksi harus terus ditingkatkan.
“Terima kasih kepada UGM bersama dukungan Menristek yang telah membuat inovasi ini yang juga telah mendapat perhatian dari banyak negara-negara di dunia,” pungkas Airlangga. (*)