Pemkot Singkawang Bersiap Bangun Tiga Gerbang Batas Daerah
Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie mengatakan, pembangunan gerbang ini disesuaikan dengan nuansa Adat dan Budaya khas di Kota Singkawang yaitu Tiday
Penulis: Rizki Kurnia | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Penuhi visi misi Singkawang Hebat, Pemerintah Kota Singkawang berencana membangun tiga buah gerbang di masing-masing pintu masuk Kota Singkawang di Kecamatan Singkawang Selatan, Singkawang Timur dan Singkawang.
Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie mengatakan, pembangunan gerbang ini disesuaikan dengan nuansa Adat dan Budaya khas di Kota Singkawang yaitu Tidayu atau Tionghoa, Dayak dan Melayu.
"Pintu gerbang yang akan dibangun merupakan salah satu visi misi Pemkot Singkawang, dimana Detail Engineering Design (DED)-nya sedang dilakukan dan direncanakan akhir tahun 2021 sudah bisa direalisasikan pembangunannya," kata Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie kepada wartawan, Minggu 21 Maret 2021.
Baca juga: Polres Singkawang Berencana Terapkan ETLE di Kota Singkawang, Berikut Penjelasan Kasat Lantas
Pembangunan gerbang di tiga pintu masuk Kota Singkawang ini, dia katakan, tentunya memerlukan kerja samayang baik dengan Pemkab di tiga wilayah seperti Pemkab Sambas dan Bengkayang.
Pada Sabtu 20 Maret 2021 kemarin, Wali Kota sudah melakukan pertemuan bersama Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis dan Bupati terpilih Sambas Satono, dimana dalam pertemuan ini, Dinas PUPR Kota Singkawang juga memaparkan design gerbang yang nantinya akan dibangun tersebut.
Tjhai Chui Mie mengatakan, pembangunan gerbang tersebut juga akan menambah suatu keindahan serta memperjelas batas wilayah Singkawang, Sambas dan Bengkayang.
"Tentu dengan harapan nantinya setelah kami menyetujui dan menyepakati sesuai dengan design yang akan dikoreksi nantinya, tentu lahan disekitarnya harus dibebaskan," katnya.
Pembebasan lahan tersebut, dia katakan, penting untuk dilakukan, pasalnya Tjhai Chui Mie juga berniat untuk membangun rest area disekitar gerbang yang akan dibangun tersebut.
"Jika mungkin ada lahan yang milik tuan rumah, tentu kami bisa kasi mereka untuk tempat berjualan disitu," katanya.
Dia menambahkan, dari pertemuan ketiga Kepala Daerah kemarin, sudah menyepakati pembangunan gerbang ini, bahkan dia mengungkapkan Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis juga mengapresiasi rencan baik ini.
"Beliau-beliau juga sangat mendukung," katanya.
Pembangunan gerbang ini, Tjhai Chui Mie katakan, paling lambat akan dimulai di tahun 2022 kedepan, namun dia tetap mengupayakan untuk dapat memulai pembangunan di tahun 2021 ini.
"Paling tidak di akhir tahun ini," katanya.
Dalam pembangunannya, pihaknya masih akan menyerahkan bentuk design kepada Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Kalbar untuk dikoreksi kembali.
Apabila pembangunan gerbang di tiga pintu masuk Kota Singkawang sudah jadi, dia berharap kepada masyarakat setempat untuk bisa menghargai, menjaga dan melestarikan budaya-budaya Indonesia, khususnya di Kota Singkawang.
"Semoga apa yang kita rencanakan ini bisa terealisasi dengan cepat. Dengan begitu kita bisa mewujudkan Singkawang sebagai kota pariwisata," harapnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/dfsaf-asfs-afsdfsdafdsafsasdf-s.jpg)