Breaking News:

Farhan Usul Ganti Nama Jalan Lingkar Kota Jadi Jalan Kiyai Mangku Negeri

Jadi kita memang setuju, sebagai penghargaan kita kepada bapak almarhum abanghanda Haji Morkes Effendi untuk dijadikan nama jalan di sini

Penulis: Nur Imam Satria | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa
Jalan Lingkar Kota Diusulkan berganti nama menjadi Jalan Kiyai Mangku Negeri. Foto istimewa 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Wakil Bupati Ketapang Farhan mengusulkan mengganti nama Jalan Lingkar Kota, Kelurahan Mulia Baru, Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang.

Usalan itu ia sampaikan saat pembukaan Musda Majelis Adat Budaya Melayu (MABM) ke IV di Rumah Adat Melayu Kiyai Mangku Negeri, belum lama ini.

Farhan menginginkan nama jalan Lingkar Kota diganti dengan Jalan Kiyai Mangku Negeri. Sebab menurut Farhan jalan tersebut dirintis dan dibangun oleh Almarhum Morkes Efendi yang bergelar Kiyai Mangku Negeri saat menjadi Bupati Ketapang.

"Karena memang yang menuntaskan Jalan Lingkar Kota itu adalah almarhum Bapak Morkes Effendi, saya adalah saksi hidup yang melakukan survei dari mulai PDAM Mulia Baru sampai ke depan Makam Pahlawan," kata Farhan, Jumat 19 Maret 2021.

Baca juga: Pelatihan Berbasis Kompetensi Diharapkan Percepat Peningkatan SDM di Ketapang

Farhan mengatakan, Pemerintah Kabupaten Ketapang telah menetapkan kawasan itu menjadi kawasan budaya.

Yang mana sejumlah rumah adat juga telah dibangun di kawasan tersebut.

"Faktanya berdiri rumah adat dayak, berdiri rumah adat jawa, berdiri rumah adat batak dan mungkin nanti akan menyusul berdiri rumah adat madura dan seterusnya. Termasuk rumah adat melayu yang saat sekarang sedang kita rintis untuk sampai jadi dalam melakukan pembangunannya," tandasnya.

Sementara, Ketua MABM Kabupaten Ketapang Rustami menyambut baik dan menyetujui usulan Wakil Bupati Ketapang Farhan yang ingin mengganti nama jalan tersebut menjadi jalan Kiyai Mangku Negeri.

"Saya orang Mulia baru, dari kecil disini. Memang dulu di sini tidak ada jalan dan pada saat kepemimpinan Bapak Morkes Effendi lah baru ada jalan di sini," kata Rustami.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ketapang itu, jalan Lingkar Kota sebenarnya sebuah istilah saja. Alasannya karena jalan tersebut melingkari kota Ketapang.

"Di mana-mana itu kan tidak ada namanya jalan lingkar kota, pasti ada namanya jalan apa begitu, ring road. Tapi jalannya namanya ini, gitu kan," jelas Rustami.

Rustami menilai, jika nama jalan Lingkar Kota diganti dengan nama Jalan Kiyai Mangku Negeri, hal itu menjadi penghargaan yang besar bagi almarhum Morkes Effendi selaku Bupati Ketapang periode 2001 - 2005 dan Periode 2005 - 2010 itu.

"Jadi kita memang setuju, sebagai penghargaan kita kepada bapak almarhum abanghanda Haji Morkes Effendi untuk dijadikan nama jalan di sini, kebetulan rumah beliau juga di sini kan," pungkasnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved