Breaking News:

Sekda Minta Pembentukan Tim Khusus untuk Percepat Penegerian Kampus IAIS

Mewakili Pemerintah Daerah Kabupaten Sambas, Sekda Fery Madagaskar mengatakan percepatan penegerian IAIS Sambas memang dirasakan susah-susah nyaman.

Penulis: M Wawan Gunawan | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Ketua DPRD Kabupaten Sambas H Abu Bakar saat menerima Audiensi Kampus IAIS Sambas, guna pembahasan percepatan Penegerian Kampus IAIS Sambas, Selasa 16 Maret 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Dalam rangka percepatan proses penegerian, Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin (IAIS) Sambas, Rektor IAIS Sambas dan jajaran melaksanakan audiensi bersama dengan DPRD Kabupaten dan Sekda Kabupaten Sambas.

Mewakili Pemerintah Daerah Kabupaten Sambas, Sekda Fery Madagaskar mengatakan percepatan penegerian IAIS Sambas memang dirasakan susah-susah nyaman.

"Untuk menjadi negeri memang agak susah-susah nyaman, saya pernah mengalaminya waktu penegerian kampus  Poltesa," ujarnya, Selasa 16 Maret 2021.

Baca juga: DPRD Sambas Dukung Rencana Penegerian Kampus IAIS

Oleh karenanya, dia meminta agar segera di bentuk sebuah tim khusus dan satu orang yang fokus pada proses penegerian sampai pada tingkat pusat.

"Segera bentuk tim, utus satu orang untuk fokus pada proses penegerian ini," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sambas, H Sabhan yang mendampingi Sekda Sambas mengatakan jika Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Sambas akan meningkat jika banyak anak-anak yang bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

"Semakin banyak anak kita yang masuk perguruan tinggi di Sambas maka akan meningkatkan IPM Kabupaten Sambas," katanya.

Menurutnya, saat ini memang banyak anak-anak Sambas yang berkuliah. Tapi berada di luar kota sehingga belum mampu mendongkrak IPM Kabupaten Sambas.

Oleh karenanya diharapkan dengan di Negeri-kan IAIS Sambas kedepan bisa meningkatkan minat masyarakat berkuliah di Sambas, dan yang terpenting adalah bisa meningkatkan IPM Sambas.

"Kebanyakan anak-anak asal Sambas yang kuliah di Pontianak justru meningkatkan IPM di Pontianak sana," tutupnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved