Ismail : Pemkab Mempawah Komitmen Wujudkan Kabupaten Layak Anak
Ismail mengungkapkan, angka kekerasan terhadap anak saat ini cenderung mengalami peningkatan. Kondisi tersebut tentu harus menjadi perhatian bersama.
Penulis: Ramadhan | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Sekda Mempawah, Ismail mengatakan pemerintah daerah menyadari, sebagai aset bangsa, keberadaan anak-anak sebagai generasi penerus bangsa haruslah mendapat perhatian ekstra. Baik dalam bentuk perlindungan tumbuh kembang maupun pemenuhan hak-hak anak.
"Untuk itu, saya menaruh harapan besar terhadap keberadaan Gugus Tugas Layak Anak Kabupaten Mempawah. Terutama dalam rangka mendukung percepatan terwujudnya KLA di daerah kita," ungkap Sekda Mempawah, Ismail.
Ismail mengungkapkan, angka kekerasan terhadap anak saat ini cenderung mengalami peningkatan. Kondisi tersebut tentu harus menjadi perhatian bersama.
Baca juga: Pemkab Gelar Pertemuan Singkronisasi dan Koordinasi Pemenuhan Hak Anak di Mempawah
Ia berharap dengan sinergitas para pemangku kepentingan bersama Gugus Tugas Layak Anak, dapat meminimalisir terjadinya kasus terhadap anak.
"Jika kita masih belum bisa menghilangkan sepenuhnya kasus kekerasan terhadap anak, minimal harus kita kurangi. Nah, itu tentu perlu komitmen kita bersama. Karena anak sesuai UU haruslah mendapat perlindungan dan hak-haknya dipenuhi," jelasnya.
Kepada para peserta, Sekda berharap dapat mendengarkan secara seksama materi dan pengetahuan yang disampaikan narasumber, yaitu Kepala Dinas Sosial Kota Pontianak, Dharmanelly.
Karena sebagai Kota Layak Anak di Kalbar, pencapaian Kota Pontianak dapat menjadi contoh bagi Kabupaten Mempawah yang saat ini bersiap mewujudkan KLA.
"Kami mengharapkan Ibu Dharmanelly dapat memberikan masukan kepada Tim Gugus Layak Anak, guna mendukung ikhtiar kami mewujudkan KLA di Kabupaten Mempawah. Meski tidak semudah membalikkan telapak tangan, tetapi kita harus optimis, bersinergis dan memiliki komitmen kuat," tukasnya. (*)