Breaking News:

BREAKING NEWS - Cabuli Anak Dibawah Umur, Seorang Kakek Berikan Balon Usai Lancarkan Aksi Bejatnya

Akp Tri menuturkan peristiwa memalukan tersebut berawal saat EI alias Kakek Balon tengah berjualan di sekitar tempat kejadian yang mengadakan pesta

Penulis: Rizki Kurnia | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Rizki Kurnia
EI (68) alias Kakek Balon saat dihadirkan pada pergelaran konferensi Pers di Mapolres Singkawang. Selasa 16 Maret 2021. /Rizki Kurnia 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Entah apa yang ada dibenak seorang kakek berusia 68 tahun ini, hingga tega mencabuli seorang anak perempuan yang baru menginjak usia 6 tahun di Kota Singkawang, Kalimantan Barat.

Pada sebuah pergelaran konferensi pers, Kapolres Singkawang Akbp Prasetiyo Adhi Wibowo melalui Kasat Reskrim Polres Singkawang, Akp Tri Prasetiyo menerangkan peristiwa pencabulan tersebut terjadi pada Minggu 29 November 2020 lalu.

Dimana seorang kakek yang berprofesi sebagai penjual balon berinisial EI melakukan perbuatan cabulanya kepada Bunga (nama samaran) di kamar mandi salah satu Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kecamatan Singkawang Utara, Kota Singkawang, Kalimantan Barat.

Akp Tri menuturkan peristiwa memalukan tersebut berawal saat EI alias Kakek Balon tengah berjualan di sekitar tempat kejadian yang tengah mengadakan pesta pernikahan.

Baca juga: Oknum Guru Honorer Diduga Cabuli Murid Terancam Diberhentikan

"Pada saat itu si kakek ini melihat anak kecil atau si korban sebut saja Bunga, lalu si Bunga diajak ke kamar mandi di salah satu SDN di Singkawang Utara, setelah itu dilakukanlah perbuatan cabul terhadap Bunga," jelas Akp Tri Prasetiyo dalam konferensi pers, Selasa 16 Maret 2021.

Usai mencabuli Bunga, lanjut Akp Tri, Kakek Balon kemudian memberikan balon kepada Bunga untuk membujuk Bunga agar tidak bercerita kesiapapun.

Namun, bujukan si Kakek Balon tidak berpengaruh, Bunga kemudian menceritakan apa yang dia alami kepada ibunya.

Ibu korban yang tidak terima atas perbuatan tersebut kemudian melaporkan Kakek Balon ke Mapolres Singkawang pada awal Maret 2021 lalu, hingga akhirnya kepolisian Polres Singkawang mengamankan pelaku.

Atas kasus tersebut, Akp Tri menerangkan Kakek Balon dikenakan Pasal 82 Ayar (1) Undang-undang Negeri Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2016 tentang perlindungan anak. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved