Kadiskes Kota Pontianak Ungkap Ada Beberapa Hambatan Vaksinasi Lansia
Sejauh ini, Handanu menerangkan, pada pelaksanaan vaksinasi kepada lansia ada beberapa kendala diantaranya kekurangan vaksinator.
Penulis: Faisal Ilham Muzaqi | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak, Sidiq Handanu menyampaikan untuk lansia yang sudah menerima Vaksin sebanyak 3.570 orang. Sedangkan untuk pelayanan publik kurang lebih 2.914 orang.
"Ada ASN 1.092 orang, TNI 115 orang, Polri 575 dan tenaga pendidik kurang lebih 1.132 orang," ungkapnya, Senin 15 Maret 2021.
Dari kuota lansia yang diberikan oleh Satgas Covid-19 Provinsi Kalbar kurang lebih 17 ribu lansia.
Sejauh ini, Handanu menerangkan, pada pelaksanaan vaksinasi kepada lansia ada beberapa kendala diantaranya kekurangan vaksinator.
Dari 37 fasilitatas Kesehatan termasuk rumah sakit di Pontianak yang memiliki tenaga vsksinator atau tenaga kesehatan 37 tim dalam satu tim sekitar lima orang.
Menurutnya masih diperlukan fasilitatas dan tenaga vaksinator lebih banyak lagi untuk mempercepat program vaksinasi.
"Hambatannya yang pertama kekurangan tenaga vaksinator. Selama ini kita mengandalkan puskesmas dan rumah sakit, tetapi banyak masyarakat yang tidak hadir ke puskesmas, sehingga kedepannya kita perlu vaksinasi yang sifatnya massal dan diperlukan vaksinator yang banyak, kami sudah rapat terkait persiapan hal itu," kata Handanu.
Baca juga: Apakah Mahasiswa Kesehatan Juga Prioritas Divaksin, Berikut Penjelasan dan Cara Dapatkannya
Handanu menyebutkan, tenaga Vaksinator yang diperlukan itu kurang lebih 10 tim atau 50 orang yang memang paham dibidangnya.
"Sampai saat ini yang dilakukan dua sistem, pertama pos vaksinasi yang statis dan pos vaksinasi mobile dan vaksinasi massal yang baru," ungkapnya.
Selama ini, Handanu mengungkapkan, bahwa pihaknya sudah dan terus memberikan sosialisasi kepada masyarakat terkait pentingnya program vaksinasi khususnya kepada lansia.
"Saya melihat ada beberapa yang sangat antusias, tapi ada masyarakat yang tidak antusias. Jadi kita lihat dari beberapa tempat pos vaksinasi ini masih banyak yang belum dikunjungi oleh masyarakat padahal kita sudah memberikan sosialisasi termasuk pendataan sudah dilakukan oleh RT dan RW," jelas Handanu.
Vaksinasi kepada lansia dan pelayanan publik ini ditargetkan sampai Juli 2021. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/sidiq-handanu-mejadi-orang-pertama-disuntik-vaksin-covid-1921.jpg)