Khazanah Islam
Apa Itu Malam Nisfu Sya'ban dan Apa Hukum Memperingatinya?
"Semua yang berIbadah malam itu, diampunkan Allah kecuali orang-orang yang menyekutukan Allah dan mereka yang belum berdamai,"
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Malam Nisfu Syaban adalah malam di pertengahan bulan Sya'ban tepatnya malam 15 Syakban.
Pada tahun 2021 ini, Malam Nisfu Syaban jatuh pada tanggal 28 - 29 Maret.
Ustadz Abdul Somad dalam satu ceramahnya menyampaikan, pada malam Nisfu Syaban, Allah SWT akan mengampuni dosa-dosa hambaNya, kecuali orang yang menyekutukan Allah dan yang bertengkar namun saat malam Nisfu Syaban belum juga berdamai.
"Semua yang berIbadah malam itu, diampunkan Allah kecuali orang-orang yang menyekutukan Allah dan mereka yang belum berdamai," ucap Ustadz Abdul Somad.
"Jadi malam ini bisa dibilang malam perdamaian, supaya masuk bulan Syaban hatinya plong," lanjutnya.
Baca juga: Tata Cara Sholat Taubat di Malam Nisfu Syaban Minggu 28 Maret 2021 Lengkap dengan Doa Taubat Nasuha
"Nah jadi malam itu bisa kita hidupkan dengan Ibadah seperti baca qur'an, zikir, tahajud, witir, shalat sunah taubat, bangun tengah malam mandi. lepas mandi ambil wudhu, lalu shalat sunah wudhu, caranya sama shalat iftitah masjid," jelas Ustadz Abdul Somad.
Namun demikian perlu dipahami bahwa tidak ada amalan khusus yang dilakukan di malam bulan Syaban.
Amalan-amalan yang dimaksud, bisa juga dilaksanakan di malam-malam lain di luar bulan Syaban.
Ustadz Adi Hidayat menjelaskan, tak ada penjelasan spesifik terkait amalan Nabi Muhammad SAW pada malam Nisfu Syaban.
“Jadi kalau ada amalan yang spesifik menujukkan di malam itu maka disepakati oleh ulama disebut sebagai hadist palsu," katanya.
"Misal hadist yang mengatakan bangung di malam Sya'ban tunaikan shalat sekian rakaat dibacakan dengan qulhu dan sebagainya. Itu saking palsunya hadist itu, di kitab hadist paslu saja nggak ada," paparnya.
Baca juga: Tata Cara Sholat Taubat di Malam Nisfu Syaban Minggu 28 Maret 2021 Lengkap dengan Doa Taubat Nasuha
"Jadi kalau mau menghidupkan malam nifsu syaban silahkan saja lakukan shalat tahajud, baca Alquran, istighfar, silahkan saja," imbuh Ustaz Adi Hidayat.
Kalau siangnya mau puasa boleh saja Ayyamul bidh, silahkan saja asal jangan disandarkan dengan hadist yang bermasalah
Termasuk yang fenomenal, imbuh Ustaz Adi Hidayat, bahwa pada saat pertengahan Sya'ban buku amalan manusia ditutup
"Kalau ditutup artinya amalan kita nggak dicatat dan mustahil buku seorang hamba ditutup kecuali ketika dia telah wafat," kata Ustaz Adi Hidayat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/ilustrasi-nisfu-syaban-dari-freepick.jpg)