Kecelakaan Maut di Sintang

TERUNGKAP Pengemudi Avanza Sewaan yang Tabrak Indomaret di Sintang Masih Anak-anak

Kasat Lantas Polres Sintang, AKP Aulia Hadiputra membenarkan bahwa mobil yang dikemudikan oleh ER, anak di bawah umur tersebut mobil rental.

Tayang:
Penulis: Agus Pujianto | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Satu unit mobil Avanza menabrak gerai Indomaret di Jalan Mensiku Jaya, Kecamatan Sintang, Sabtu 13 Maret 2021. Akibat kecelakaan tunggal tersebut, MT, bocah berusia 6 tahun, meninggal dunia akibat tertabrak saat sedang melakukan transaksi pembayaran di kasir. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Mobil Avanza yang menabrak gerai Indomaret di Jalan Mensiku Jaya, ternyata mobil rental (sewaan). Mobil itu dibawa oleh ER, membawa tiga rekannya menabrak Indomaret hingga menyebabkan seorang pelajar meninggal dunia.

Hal itu diungkapkan oleh sejumlah warganet di media sosial.

"Pengemudinya saja masih bocah, belum punya SIM. Dan lebih parahnya lagi, itu bawa mobil rental," tulis Febri.

Sejumlah warganet menyesalkan hal tersebut. Mereka menyayangkan, kenapa bisa pemilik mobil berani melepas kunci mobil kepada anak di bawah umur, yang bahkan belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM)

"Aduh seharusnya ini tidak terjadi. Anak-anak sebaiknya jangan diberikan ijin untuk mengendarai kendaraan bermotor. Pelajaran bagi orangtua untuk tidak memberikan kebebasan kepada anak untuk menggunakan kendaraan karena selain membahayakan nyawanya sendiri juga membayahayakan nyawa orang lain," tulis Aki Agus Lukito.

Kasat Lantas Polres Sintang, AKP Aulia Hadiputra membenarkan bahwa mobil yang dikemudikan oleh ER, anak di bawah umur tersebut mobil rental.

"Dari keterangan semalam, mobil rental," katanya.

Baca juga: BREAKING NEWS - Lepas Kendali, Mobil Tabrak Indomaret di Sintang, Bocah 6 Tahun Meninggal Dunia

Diberitakan sebelumnya, satu unit mobil Avanza menabrak gerai Indomaret di Jalan Mensiku Jaya, Kecamatan Sintang, Sabtu 13 Maret 2021.

Akibat kecelakaan tunggal tersebut, MT, bocah berusia 6 tahun, meninggal dunia akibat tertabrak saat sedang melakukan transaksi pembayaran di kasir.

Baca juga: BREAKING NEWS - Seorang Anak Meninggal Dunia Korban Pengemudi Mobil Tabrak Indomaret di Sintang

Dari rekaman Closed-Circuit Television (CCTV) yang beredar memperlihatkan mobil tersebut semula tampak terpakir di depan gerai Indomaret. Tiba-tiba mobil tersebut melaju kencang, menabrak kaca, hingga menerobos ke dalam toko ritel. Kasir dan barang dagangan hancur. Lampu toko langsung padam seketika.

Informasi yang dihimpun Tribun Pontianak, mobil Avanza bernomor polisi KB 1761 EG tersebut, dikemudikan oleh ER (15). Usianya masih di bawah umur.

Di dalam mobil tersebut, ditumpangi tiga rekannya.

Baca juga: Bocah 6 Tahun di Sintang Meninggal Dunia Dalam Perjalanan ke Rumah Sakit Usai Ditabrak Mobil

Dua di antaranya, perempuan. Diduga, supir hilang kendali saat hendak putar mobil usai belanja di Indomaret.

Semua anak-anak di dalam mobil selamat. Namun, seorang pengunjung Indomaret meninggal dunia.

"Pada saat menyalakan kendaraannya mobil berjalan perlahan di halaman parkir indomaret tanpa disadari oleh pengemudi menginjak pedal gas yang membuat spontan kendaraannya menabrak pintu kaca depan indomaret," kata Kasat Lantas Polres Sintang, AKP Aulia Hadiputra.

Baca juga: Detik-detik Mobil Tabrak Indomaret di Sintang, Seorang Anak Perempuan Korban Meninggal Dunia

Dari sejumlah video yang beredar, korban terjepit di bawa mobil. MT dievakuasi oleh warga dengan cara menganggkat body mobil beramai-ramai, lalu dilarikan ke rumah sakit.

"Korban meninggal Dunia dalam perjalanan menuju Rumah Sakit Ade M Djoen Sintang," ujar Aulia.

Korban seorang anak perempuan. Usianya 6 tahun. Dia pelajar kelas IB di SDN 06 Sintang.

Kesaksian Pengunjung Indomaret

Anita Diana, masih merasakan trauma berat pasca kejadian mobil avanza menabrak Indomaret di Jalan Mensiku Jaya, Kecamatan Sintang, Sabtu 13 Maret 2021.

Matanya, menyaksikan langsung bagaimana mobil avanza warna biru, yang dikendarai ER, anak di bawah umur itu melaju kencang, menerobos pintu kaca gerai Indomaret hingga hancur.

Tepat di hadapannya, Anita menyaksikan anak perempuan tertabrak.

Nyawa bocah 6 tahun itu tak tertolong. Dia meninggal dunia dalam perjalanan.

"Saya masih trauma, karena anak saya usia 2 tahun dekat sekali jaraknya," kata Anita kepada Tribun Pontianak, Minggu 14 Maret 2021.

Insiden itu terjadi pada Sabtu malam, sekitar pukul 20.33 wib.

Malam itu, Anita bersama dengan suami dan tiga anaknya belanja keperluan rumah tangga di Indomaret tak jauh dari rumahnya, di Menyumbung.

Anita membawa serta dua anaknya masuk ke dalam Indomaret.

Sementara suaminya, menunggu di luar.

"Suami saya di luar. Saya dan dua anak saya di dalam," ungkapnya.

Suasana Indomaret malam itu, tidak terlalu ramai. Anita memperkirakan sekitar 10 orang.

Namun, yang paling dekat dengan lokasi kejadian, sekitar 7 orang.

Termasuk MT, bocah 6 tahun, yang meninggal dunia akibat tertabrak mobil.

Insiden itu terjadi sangat cepat.

Saat Anita sedang memilih barang belanjaan, tetiba terdengar suara mobil berdecit kencang dari luar, menerjang pintu kaca hingga hancur dan menabrak kasir.

Mobil bernomor polisi KB 1761 EG itu menerjang ke dalam Indomaret.

Dari rekaman Closed-Circuit Television (CCTV) yang beredar memperlihatkan mobil tersebut semula tampak terpakir di depan gerai Indomaret.

Tiba-tiba mobil tersebut melaju kencang, menabrak kaca, hingga menerobos ke dalam toko ritel.

Kasir dan barang dagangan hancur. Lampu toko langsung padam seketika.

MT, pelajar berusia 6 tahun tertabrak saat sedang sedang melakukan transaksi pembayaran di kasir.

"Saya baru mau ambil barang, baru saja masuk. Posisi kami pas di depan kasir, sebelah kiri. Untung saya dan anak saya tidak berjalan pas di tengah kasir," ungkap Anita.

Nyawa MT, tak tertolong. Tubuhnya terjepit di bawah mobil.

"Anak itu pas di bawah mobil. Begitu suami saya tau ada anak kecil, mobil langsung diangjat ramai-ramai untuk menolong anak itu, tapi sayang anak itu sudah tidak bisa diselamatkan lagi," kata Anisa.

Anita dan anaknya, selamat dari insiden tersebut, meski dirinya mengalami luka kecil.

Namun, dia masih merasakan trauma berat akibat kejadian tersebut.

"Saya dan anak tidak terjadi apa. Saya masih trauma karena anak yang berumur 2 tahun lebih dekat mobil itu. Alhamdulilah tidak apa-apa. Anak saya dan kami masih dilindungi Allah SWT," ungkapnya.

Kronologi Mobil Tabrak Indomaret

Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Sintang, AKP Aulia Hadiputra mengungkapkan kronologi kejadian.

Menurut Aulia, saat peristiwa terjadi, ada empat orang di dalam mobil Avanza KB 1761 EG.

Ada pengemudi ER, yang berusia 15 tahun juga tiga temannya yang menumpang.

Pada saat menyalakan mobil, kendaraan bermotor itu berjalan perlahan di halaman parkir Indomaret.

"Tanpa disadari, pengemudi menginjak pedal gas yang membuat kendaraan spontan melaju dan menabrak pintu kaca depan indomaret," kata Aulia Hadiputra.

Mobil meluncur dan menabrak kaca depan Indomaret hingga meja kasir, dimana korban berada.

Akibarnya korban tertabrak dan terjepit mobil.

Berdasarkan rekaman CCTV, terlihat satu unit mobil parkir di depan Indomaret.

Tak jauh dari lokasi, terlihat seorang warga duduk di atas sepeda motor.

Tak lama setelah itu, mobil tiba-tiba melaju dan langsung masuk ke dalam Indomaret yang terletak di Jalan Mensiku Jaya itu.

Setelah mobil masuk, lampu Indomaret padam seketika.

Sementara warga yang duduk di atas motor langsung mengarahkan pandangan ke lokasi kejadian.

Tampak pula beberapa warga yang berlari mendatangi lokasi.

Dalam video lainnya, telihat situasi di dalam Indomaret setelah kejadian.

Tak sedikit warga memenuhi lokasi kejadian sekaligus merekam situasi menggunakan handphone.

Meski lampu tak menyala, cahaya handphone membantu penerangan, ditambah lampu mobil yang masih menyala.

Terlihat tempat kasir dan barang dagangan hancur. Beberapa kaca juga sudah tampak berhamburan.

Warga yang ada di lokasi kemudian berupaya menyelamatkan korban dengan cara mengangkat mobil beramai-ramai.

"Korban meninggal dunia dalam perjalanan menuju Rumah Sakit Ade M Djoen Sintang," ujar Aulia.

Aulia Hadiputra mengatakan sampai saat ini pihaknya masih mengumpulkan informasi terkait kejadian tersebut.

Dirinya membenarkan bahwa mobil yang dikemudikan oleh ER, anak di bawah umur tersebut mobil rental.

"Dari keterangan semalam, mobil rental," katanya.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved