Irawan: Saya Tidak Merasakan Dampak Buruk Dari Vaksin Covid-19

Kata dia, dirinya yang merupakan salah satu staf administrasi di SDN Tumok Manggis, Kecamatan Sambas itu mengaku bahwa mereka memang satu dari beberap

Penulis: Muhammad Luthfi | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Satu diantara 900 Tenaga pengajar atau guru dan staf sudah menerima vaksinisasi Covid-19, di Puskesmas Sambas, Irawan 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Satu diantara 900 Tenaga pengajar atau guru dan staf sudah menerima vaksinisasi Covid-19, di Puskesmas Sambas, Irawan mengatakan dirinya tidak merasakan dampak apapun setelah menerima Vaksin Covid-19.

"Alhamdulillah, tidak ada dampak yang saya rasakan. Sekarang masih sehat, dan nyaman," ujarnya, Minggu 14 Maret 2021.

Kata dia, dirinya yang merupakan salah satu staf administrasi di SDN Tumok Manggis, Kecamatan Sambas itu mengaku bahwa mereka memang satu dari beberapa prioritas menerima vaksin.

"Iya, karena kita jadi salah satu prioritas. Apalagi sekolah kan memang salah satu yang jadi perhatian dari pemerintah," ungkapnya.

Baca juga: DPRD Sambas Dukung Para Guru Terima Vaksinasi COVID 19

Dijelaskan oleh Irawan, dirinya sangat mendukung upaya Vaksinisasi Covid-19. Hal ini agar nantinya sekolah tatap muka bisa segera efektif.

"Sekarang masuk sekolah masih pakai shif, dan harapan kita setelah dilakukan vaksinasi ini kita bisa sekolah seperti biasa," tuturnya.

Hal ini diungkapkan dia, karena memang sudah lama dilakukan pembelajaran daring atau jarak jauh. Dia pun merasa tentu ada kejenuhan untuk anak-anak yang masih di usia pelajar karena belajar dirumah.

Selain itu, memang ada keterbatasan dalam memberikan penjelasan ketika dilakukan pembelajaran jarak jauh. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved