Breaking News:

Sekda Kalbar Sebut Fokus Penelitian Kratom di Kalbar Harus Terus Dikembangkan

Usai membuka acara, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, A.L. Leysandri mengatakan bahwa salah satu yang harus menjadi fokus penelitian yang h

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, A.L. Leysandri membuka acara Forum Perangkat Daerah 2021 yang diselenggarakan oleh Balitbang Provinsi Kalbar di Hotel Ibis Pontianak, Selasa 9 Maret 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, A.L. Leysandri membuka acara Forum Perangkat Daerah 2021 yang diselenggarakan oleh Balitbang Provinsi Kalbar di Hotel Ibis Pontianak, Selasa 9 Maret 2021.

Forum kali ini membahas tentang Peningkatakan kualitas penelitian, pengembangan dan perekayasaan dalam percepatan pembangunan ekonomi yang inklusif berbasis SDA dan peningkatan IPM Kalbar.

Usai membuka acara, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, A.L. Leysandri mengatakan bahwa salah satu yang harus menjadi fokus penelitian yang harus dikembangkan adalah kratom.

“Kalau penelitian kratom bisa lebih dikembangkan akan menjadi lebih bagus lagi. Apalagi penelitian yang berdampak kepada ekonomi masyarakat dan meneliti tentang kandungan zatnya,” jelasnya.

Dikatakannya apabila dilakukan penelitian berbasis dampak kratom kepada masyarakat. Maka bisa menjadi bukti bahwa kratom mempunyai dampak terhadap ekonomi masyarakt khususnya di Kalbar.

Baca juga: Resmi Dilantik, Fransiskus Diaan Akan Sampaikan Pelegalan Kratom ke Pemerintah Pusat

“Ketika kita punya hasil penetilian dari kratom terkait proses yang dilakukan oleh masyarakat bisa menjadi bukti bahwa ada dampaknya dan mudah-mudahan bisa menjadi muatan lokal di kabupaten kota,” jelasnya.

Selain itu saat ini dikatakannya masih dikembangkan penelitian terkait pengembangan bumbu masak berbahan dasar kratom di Sintang.

“Jadi pengolahan bumbu masak dari kratom di Sintang yang masih diteliti semoga bisa di kembangkan lagi oleh Penelitian di Kelitbangan,” jelasnya.

Ia mengatakan seharusnya Kelitbangan tidak hanya statis, tapi bisa bisa berimprovisasi sesuai keinginan Gubernur Kalbar.

Sekda Kalbar melihat peneliti yang ada sekarang ini belum termanajemen dengan baik. sehingga perlu banyak pertemuan untuk berdiskusi.

Halaman
12
Penulis: Anggita Putri
Editor: Rivaldi Ade Musliadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved