Legislator Kalbar Dukung Balitbang Kalbar Terus Kembangkan Penelitian Kratom di Kalbar

Dikatakannya dengan melibatkan DPRD Provinsi dalam kegiatan sebagai satu diantara narasumber menunjukkan bahwa ada sinergitas dan kinerja yang baik da

Penulis: Anggita Putri | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/Anggita Putri
Anggota DPRD Provinsi Kalbar, Angeline Fremalco menjadi narasumber pada acara Forum Perangkat Daerah 2021 yang diselenggarakan oleh Balitbang Provinsi Kalbar di Hotel Ibis Pontianak, Selasa 9 Maret 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Anggota DPRD Provinsi Kalbar, Angeline Fremalco menjadi narasumber pada acara Forum Perangkat Daerah 2021 yang diselenggarakan oleh Balitbang Provinsi Kalbar di Hotel Ibis Pontianak, Selasa 9 Maret 2021. 

Ia mengatakan Kegiatan seperti yang telah digelar oleh Litbang sudah sangat bagus dan harus rutin dilaksanakan.

Dikatakannya dengan melibatkan DPRD Provinsi dalam kegiatan sebagai satu diantara narasumber menunjukkan bahwa ada sinergitas dan kinerja yang baik dalam kerjasama khususnya untuk meningkatkan IPM di Kalbar

Baca juga: Komisi I DPRD Kalbar Monitoring Penanganan Covid-19 di Kota Singkawang, Ini Pesan Angeline

“Jadi hal itu juga menjadi tantangan. Lalu  Balitbang jangan hanya membuat penelitian tapi tidak ada ekseskusi ke depan,”tegasnya.

Ia mengatakan kedepan mungkin perlu diskusi satu meja antara Litbang dan DPRD supaya tahu apa saja kendala ditengah pandemi COVID-19 saat ini, karena diakuinya banyak kegiatan yang harus ditunda. 

“Mungkin kalau sekarang kita terkendala covid-19 banyak hal yang harus kita pending mudah-mudahan ke depan apa yang sudah dikerjakan Balitbang bisa direalisasikan lebih real lagi,” harapnya.

Satu diantaranya yang menarik menjadi fokus penelitian adalah Kratom karena mempunyai banyak potensi yang baik sekali.

“Tapi karena adanya pandemi Covid-19 kendala kita karena anggran banyak yang dipotong,” ujarnya. 

Ia melihat potensi besar terhadap daun kratom karena menjadi salah satu sumber penghasilan utama masyarakat perhuluan khususnya di Kapuas Hulu.

“Mudah -mudahan hasil apa yang dikerjakan balitbang terkait keratom ini bisa kita gunakan ke depan untuk peningkatan kehidupan masyarakat,”paparnya. 

Ia mengatakn sejauh ini kalau ditanya terkait dorongan DPRD Provinsi terhadap daun keratom di Kalbar tentu itu disesuaikan dengan peran masing-masing. 

“Terutama masalah penganggaran kita sebenarnya sudah memperjuangan terkait penganggaran tapi karena ada pandemi COVID-19 agak berat,” jelasnya.

Ia mengatakan bahkan Anggota Komisi I DPRD Provinsi sudah meminta kepada bagian badan anggaran untuk memperjuangkan anggaran untuk Litbang, tapi terkendala adanya pandemi COVID-19. 

“Karena mungkin selama masih covid-19 ini masih banyak yang dipending. tapi dukungan kami tentunya di penganggaran dan tentunya di pengawasaannya nanti,” pungkasnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved