Breaking News:

Pemprov Kalbar Launching Inovasi Tata Naskah Elektronik dan Budaya Kerja ASN yang Prima

Sedangkan untuk Prima sendiri berkaitan dengan pelayanan kepada masyarakat. Sutarmidji juga menginginkan pelayanan dalam segala aspek di Pemprov Kalba

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Gubernur Sutarmidji saat menandatangani DIPA di Hotel Aston Pontianak, Kamis 4 Maret 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat melaunching Tata Naskah Dinas Elektronik ( Kapuas) dan Budaya Kerja ASN yang Profesional, Responsif, Integritas,Melayani, Akuntabel (PRIMA) di Hotel Aston Pontianak, Kamis 4 Maret 2021.

Gubernur Kalimantan Barat, H Sutarmidji mengatakan bahwa dengan adanya program Kapuas akan lebih mempercepat urusan di dalam birokrasi Pemprov Kalbar.

“Disposisi surat dan lain sebagainya itu bisa lebih cepat,” ucapnya.

Sedangkan untuk Prima sendiri berkaitan dengan pelayanan kepada masyarakat. Sutarmidji juga menginginkan pelayanan dalam segala aspek di Pemprov Kalbar untuk lebih cepat, murah, dan transparan.

“Selain itu juga harus terus berinovasi supaya semuanya terukur. Masyarakat juga mendapatkan kepastian di dalam pelayanan. Saya maunya ke depan semuanya cepat, transparan dan murah,” tegasnya.

Baca juga: Gubernur Sutarmidji Sebut Ada 28 Korporasi Terlibat Karhutla di Kalbar, Terbanyak di Tiga Kabupaten

Pada acara tersebut juga diumumkan bahwa RSUD Soedarso melalui inovasi Rumah Sakit Rumah Keduaku yang dikhususkan untuk pelayanan anak Thalasemia masuk TOP 99 Inovasi dari LAN RI.

“Kalau RSUD Soedarso itu banyak inovasinya, salah satunya Rumah Sakit Rumah Keduaku dalam rangka pelayanan penyandang Thalasemia. Karena mereka pasti ke RS setiap bulan, karena harus transpusi darah dan lain sebagainya,” jelasnya.

Maka dari itu dikatakannya Rumah Sakit harus memberikan pelayanan yang baik. Inovasi-inovasi seperti itu dikatakannya sangat bagus.

Baca juga: Gubernur Sutarmidji Minta Pemerintah Pusat Percepat Perbaikan Jembatan Sakkok Singkawang

“Kemudian saya tadi lihat yang juara dan mendapatkan apresiasi semuanya dibidang yang berkaitan atau bersentuhan dengan masyarakat seperti Rumah Sakit, Puskesmas, PTSP, itu pelayanan kepada masyarakat semua bagus,” jelasnya.

Artinya ada optimis dalam capaian layanan publik karena bukan satu hal yang sulit untuk diimplementasikan.

“Itu gampang sekali. Karena tadi model-model apresiasi itu pekerjaan yang sudah dekat dengan masyarakat,” pungkasnya. (*)

Penulis: Anggita Putri
Editor: Rivaldi Ade Musliadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved