Breaking News

Masyarakat Kubu Raya Sambut Baik Upaya PT Rezeki Kencana Bantu Tangani Karhutla

Peron Sembiring selaku Manager Humas PT.Rezeki Kencana menerangkan perusahaan sawit pihaknya juga terdampak secara signifikan oleh karhutla.

Tayang:
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa
Pihak PT Rezeki Kencana menyalurkan bantuan kepada masyarakat Desa Jangkang II, Kubu Raya. IST 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBURAYA - Satu diantara perusahaan sawit, PT Rezeki Kencana yang ada di Kubu Raya mendapat sambutan baik dari masyarakat dalam penanganan karhutla.

Adalah Pujo Ramadi yang juga merupakan Kepala Desa Jangkang II merasa bersyukur dengan bantuan pompa air berbahan bakar solar dari PT Rezeki Kencana.

Ia menyebutkan, bantuan tersebut dapat membantu masyarakat desanya untuk menghalau agar api tidak merembet ke wilayah desa mereka.

"Syukur Alhamdulillah banyak pengerahan personel kepolisian, tentara, dan damkar yang masuk memadamkan. Kami juga mendapatkan bantuan dari perusahaan 2 unit pompa air ini dari perusahaan supaya api tidak meluas masuk ke desa kami," kata Pujo.

Baca juga: Buntut Karhutla, Polres Kubu Raya Tetapkan 6 Lahan Dalam Pengawasan

Penyerahan unit-unit pompa tersebut sudah dilakukan oleh perusahaan Rejeki Kencana sejak tanggal 25 Februari 2021 lalu.

Peron Sembiring selaku Manager Humas PT.Rezeki Kencana menerangkan perusahaan sawit pihaknya juga terdampak secara signifikan oleh karhutla.

Pihak PT Rezeki Kencana menyalurkan bantuan kepada masyarakat Desa Jangkang II, Kubu Raya. IST
Pihak PT Rezeki Kencana menyalurkan bantuan kepada masyarakat Desa Jangkang II, Kubu Raya. IST (TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa)

Banyak masyarakat menumpukan hidup mereka dari penghasilan harian, mingguan, bulanan dari perusahaan sawit.

Tentu dengan adanya kabut asap seperti ini, para pegawai, pekerja, pemanen tidak bisa melakukan kerja mereka secara optimal karena takut paparan kabut asap akan membuat dada sesak dan jarak pandang sangat terbatas.

Dalam hal ini pihak perusahaan juga tidak ingin ada kecelakaan kerja yang timbul, dan efek laten dampak kabut asap terhadap kesehatan segenap pegawai.

Walaupun memang dikatakannya, bukan hanya perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan sawit saja yang terdampak.

Perusahaan jasa angkutan, ritel yang dibutuhkan untuk masyarakat, aktivitas pasar yang menggunakan sarana transportasi sungai, aktivitas distribusi dan logistik, industri UMKM kelapa, dan lain-lain semua tentu terdampak dari adanya gangguan kabut asap tadi.

Dikatakannya, berbagai upaya telah dilakukan oleh perusahaan, seperti pengerahan 3 unit excavator, 100 orang tenaga damkar, termasuk mengerahkan 50 unit pompa air, meminjamkan 8 unit dan bantuan 2 pompa air beserta selang 24 roll masing-masing memiliki panjang 50 meter kepada masyarakat di beberapa titik Desa Jangkang II, Kecamatan Kubu.

"Tujuannya tidak lain agar perusahaan dan masyarakat dapat sama-sama bahu membahu mencegah agar bencana karhutla ini tidak meluas. Upaya pelestarian lingkungan niscaya harus dilakukan oleh segenap pihak secara bersama-sama," ujar Peron Sembiring, Kamis 4 Maret 2021.

Menurutnya, dalam hal ini oknum masyarakat yang dengan sengaja atau tidak sengaja melakukan pembakaran untuk latar belakang apapun tidak dapat dibenarkan.

Baca juga: Polres Kubu Raya Siapkan 5 Unit Alat Pemadam untuk Penanggulangan Karhutla

Perusahaan juga kedepannya akan melakukan berbagai macam upaya edukasi mengenai bahaya karhutla, setelah sebelumnya banyak papan peringatan yang dipasang di sepanjang areal kebun perusahaan akan bahaya dan ancaman pidana pagi pelaku karhutla.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved