Breaking News:

Ungkap Kasus Prostitusi Anak, Polresta Pontianak Amankan Delapan Tersangka dan Satu Mucikari

Dalam kasus ini, Sebanyak 8 orang di amankan oleh pihak kepolisian, Delapan (8) orang tersangka ini terdiri dari 5 perempuan yang masing - masing beri

TRIBUNPONTIANAK/Destriadi Yunas Jumasani
Kapolresta Pontianak Kombes Leo Joko Triwibowo membeberkan fakta-fakta pengungkapan sindikat prostitusi anak bawah umur, di Mapolresta Pontianak, Jalan Johan Idrus, Pontianak, Kalimantan Barat, Selasa 2 Maret 2021. Sebanyak enam pelaku eksploitasi prostitusi anak diamankan dan satu orang pelaku persetubuhan anak. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK -  Satreskrim Polresta Pontianak kembali berhasil mengungkap sindikat prostitusi online di Kota Pontianak yang melibatkan anak dibawah umur.

Dalam kasus ini, Sebanyak 8 orang di amankan oleh pihak kepolisian, Delapan (8) orang tersangka ini terdiri dari 5 perempuan yang masing - masing berinisial TA (20), NP (19),MA (19), AD (17), GO (19), kemudian 3 orang laki - laki yang berinisial AG (31), DN (45), HS (45).

Kapolresta Pontianak Kombespol Leo Joko Triwibowo yang didampingi Kasat Reskrim Polresta Pontianak AKP Rully Robinson Polii dalam konfrensi pers di Mapolresta Pontianak menyampaikan bahwa kasus ini terungkap bermula ketika razia gabungan yang di lakukan KPPAD bersama, Kepolisian dan Satpol PP, Selasa 2 Maret 2021.

Saat itu, ada di antara orang tua yang mendapati anaknya ikut terjaring razia membuat laporan kepihak kepolisian terkait dugaan persetubuhan anak dibawah umur dan eksploitasi anak.

Baca juga: LAGI Polisi dan KPPAD Kalbar Amankan 10 Orang Terdua Terlibat Prostitusi Online Libatkan Anak

Dari laporan tersebut petugas bergerak melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan para tersangka.

Dijelaskan Kombespol Leo, dari hasil pemeriksaan komplotan prostitusi ini sudah berlangsung cukup lama di Pontianak dengan modus saling berbagi informasi.

"Kalau mereka ini ada tamu yang memesan, maka mereka saling berbagi informasi untuk mencari siapa yang bisa,"ujar Kapolresta, Selasa 2 Maret 2021.

Dengan harga 3 juta rupiah, korban ditawarkan oleh para tersangka kepada pria hidung belang.

Hasil pemeriksaan, tersangka perempuan TA (20), NP (19),MA (19), AD (17), GO (19), di jerat dengan pasal sesuai PASAL 88 UU RI NO 35 tahun 2014 perubahan atas UU RI Nomor 23  tahun 2002, tentang Eksploitasi Anak.

Dimana para tersangka tersebut sudah menjajakan korban kepada para pria hidung belang.

Halaman
12
Penulis: Ferryanto
Editor: Hamdan Darsani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved