Breaking News:

Ketakutan Jarot Winarno Terhadap 'Kutukan' Periode Kedua Sebagai Bupati Sintang

Jarot berkaca pada kepemimpinan Presiden Amerika. Di sana, kata Jarot periodesasi presiden hanya 4 tahun. Jarot melihat, rata-rata periode kedua presi

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Bupati Sintang, Jarot Winarno 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,SINTANG - Jarot Winarno mulai masuk kantor pada hari pertama sebagai Bupati Sintang di periode keduanya, Senin 1 Maret 2021.

Bersama wakilnya, Sudiyanto pasangan yang baru dilantik oleh Gubernur Kalbar, Sutarmidi pada Jumat lalu ini meninjau sejumlah ruangan sebelum menghadiri penyambutan yang mengawali masa kerja oleh jajaran Setda Sintang.

"Sejak memutuskan maju, ada satu yang menakutkan saya," kata Jarot mengawali sambutannya.

Jarot berkaca pada kepemimpinan Presiden Amerika. Di sana, kata Jarot periodesasi presiden hanya 4 tahun. Jarot melihat, rata-rata periode kedua presiden di Amerika, kinerjanya menurun.

Baca juga: Hari Pertama Masuk Kerja, Wabup Sintang Berikan Kritik Terhadap ASN Sintang Hingga Ancam Pecat

"Disebutlah hal itu dengan Cruse of The Second Term (kutukan periode kedua). Jadi yang selalau saya takutkan itu. Bisa gak kira-kira di periode kedua ini (mempertahankan capaian periode pertama). Saya takut dah mulai malas, lalu kinerja turun," ungkap Jarot.

Pada periode pertama, Jarot menyebut telah mencapai keberhasilan diberbagai bidang. Mulai dari penurunan angka kemiskinan, meraih 7 kali WTP, hingga menurunkan angka stunting.

"Pada periode pertama ini, kerja kita bersama, kerja teman-teman ini luar biasa. Coba bayangkan, angka kemiskinan sebagai ukuran kesejahteraan rakyat itu, turun sekarang jadi 9,6," ujarnya.

"Itu ndak gampang, membuat angka kemiskinan di kabupaten sintang turun di bawah satu digit. Angka stunting dulu 41 persen, sekarang turun 30,75. Penanganan stunting itu terbaik di seluruh indonesia. Ini luar biasa. Penilaian publik dulu merah, sekarang zona hijau dan dapat penghargaan dari ombudsman," beber Jarot.

Capaian keberhasilan pada periode pertama tersebut menurut Jarot akan sangat sulit dipertahankan.

"Belum lagi terobosan kita dibidang pembangunan berkelanjutan. Sintang termasuk terdepan. Dengan prestasi yang sudah ada itu, rasa saya sulit mempertahankannya," ungkapnya.

Pada kepemimpinan periodesasi kedua ini, Jarot meminta dukungan semua pihak. Bukan hanya OPD, dan Forkopimda, tapi juga masyarakat sipil dan media.

"Saya gak bisa sendirian, saya butuh dukungan semua pihak. Penguatan masyarakat sipil penting," harapnya. (*)

Penulis: Agus Pujianto
Editor: Hamdan Darsani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved