Breaking News:

Apa yang Harus Dilakukan Jika Demam Setelah Disuntik Vaksin Covid-19?

Jadi, penting untuk mengetahui apa yang harus dilakukan ketika kita mengalami demam setelah mendapatkan vaksin Covid-19.

Dok. Polsek Samalantan
Suasana vaksinasi Covid-19 tahap 1 di Puskesmas Samalantan, Selasa 2 Februari 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Seperti halnya semua vaksin lain, kita pun mungkin mengalami beberapa efek samping usai vaksinasi vaksin Covid-19.

Mungkin akan ada rasa nyeri atau bengkak di tempat suntikan, dan mungkin rasa demam, kelelahan, atau pun sakit kepala.

Bagi kebanyakan orang, efek samping vaksin ini bisa menjadi amat ringan atau sedang, dan bertahan 1-2 hari.

Namun, bagi sebagian orang lain efek sampingnya bisa membuat mereka merasa seperti sedang flu, atau memengaruhi kemampuan untuk melakukan aktivitas sehari-hari.

Baca juga: Cara Menghilangkan Bau Mulut Mudah dan Praktis serta 5 Cara Mencegah Bau Mulut Datang Kembali

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS, demam adalah efek samping yang umum dari vaksinasi.

Jadi, penting untuk mengetahui apa yang harus dilakukan ketika kita mengalami demam setelah mendapatkan vaksin Covid-19.

"Saat divaksin, sistem kekebalan tubuh akan diaktifkan untuk membangun respons perlindungan terhadap protein virus," kata Dr. Sanjeev Jain, MD, dokter spesialis imunologi dan penyakit dalam di Columbia Asthma and Allergy Clinic.

Karena sistem kekebalan tubuh dihidupkan oleh vaksin, maka tubuh akan merespons-nya, sering kali dengan memanaskan diri dari dalam.

"Ketika mediator inflamasi menyebar ke seluruh tubuh, kita juga dapat mengalami demam, nyeri otot, dan sakit kepala," kata Dr. Jain.

Namun, jika tidak ada demam, itu tidak berarti sistem kekebalan tidak merespons vaksin dengan baik.

Halaman
123
Editor: Nasaruddin
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved